<rss
    version="2.0"
    xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
    xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
    xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
    xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
    xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
    xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
>
    <channel>
        <title>Desa Tanaraing</title>
        <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/</link>
        <atom:link href="https://www.tanaraing.berdesa.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
        <description>Situs Web
             Tanaraing  Rindi  Sumba Timur Prov. Nusa Tenggara Timur.
        </description>
        <dc:language>id</dc:language>
        <dc:rights>Copyright 2016-2026 OpenDesa - OpenSID </dc:rights>
                    <item>
                <title>Wujudkan Masyarakat Sehat: Desa Tanaraing Gelar Musyawarah Rumah Desa Sehat (RDS) Triwulan 1 Tahun Anggaran 2026</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2026/3/25/wujudkan-masyarakat-sehat-desa-tanaraing-gelar-musyawarah-rumah-desa-sehat-rds-triwulan-1-tahun-anggaran-2026</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2026/3/25/wujudkan-masyarakat-sehat-desa-tanaraing-gelar-musyawarah-rumah-desa-sehat-rds-triwulan-1-tahun-anggaran-2026</guid>
                <pubDate>Wed, 25 Mar 2026 14:18:21 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Berita Desa]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_2CY2O_1774498736_WhatsApp_Image_2026-03-25_at_14_10_35_(1).webp" />
                        Tanaraing, Sumba[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_2CY2O_1774498736_WhatsApp_Image_2026-03-25_at_14_10_35_(1).webp" />
                        <div id="model-response-message-contentr_a665d1b2ef5d0726" class="markdown markdown-main-panel enable-updated-hr-color" dir="ltr" style="text-align: justify;" aria-live="polite" aria-busy="false"><strong data-path-to-node="3" data-index-in-node="0">Tanaraing, Sumba Timur</strong> &ndash; Dalam rangka memperkuat koordinasi penanganan kesehatan masyarakat dan percepatan penurunan angka <em data-path-to-node="3" data-index-in-node="123">stunting</em>, Pemerintah Desa Tanaraing menyelenggarakan <strong data-path-to-node="3" data-index-in-node="176">Musyawarah Rumah Desa Sehat (RDS) Triwulan 1 Tahun Anggaran 2026</strong>. Kegiatan ini berlangsung di Desa Tanaraing dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan terkait pada&nbsp;Rabu, 25 Maret 2026.
<p style="text-align: justify;" data-path-to-node="5">Musyawarah ini menunjukkan sinergi yang kuat dengan hadirnya perwakilan dari berbagai instansi, antara lain:</p>
<ul style="text-align: justify;" data-path-to-node="6">
<li>
<p data-path-to-node="6,0,0"><strong data-path-to-node="6,0,0" data-index-in-node="0">BP3K Kecamatan Rindi</strong> (Bapak Martinus Tagi).</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="6,1,0"><strong data-path-to-node="6,1,0" data-index-in-node="0">Puskesmas Tanaraing</strong> yang dihadiri langsung oleh Kepala Puskesmas (Ibu Jeniarti Hunga, A.Md. Kep).</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="6,2,0"><strong data-path-to-node="6,2,0" data-index-in-node="0">Pendamping Lokal Desa (PLD)</strong> dan <strong data-path-to-node="6,2,0" data-index-in-node="32">Koordinator Kecamatan (Korcam) P3MD Sumba Timur</strong>.</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="6,3,0"><strong data-path-to-node="6,3,0" data-index-in-node="0">Unsur Desa:</strong> Nakes desa, anggota BPD, RT/RW, Kepala Dusun, Kader Posyandu, serta Tutor PAUD.</p>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;" data-path-to-node="7">Arahan Pemerintah Desa terkait Kedisiplinan dan Kebersihan dengan&nbsp;Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Desa Tanaraing, Bapak <strong>Oktavianus B. Njunja, SE</strong>. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kehadiran dalam RDS bersifat wajib bagi seluruh kader posyandu sebagai bentuk tanggung jawab profesi.</p>
<p style="text-align: justify;" data-path-to-node="9">Beliau juga menyoroti aspek lingkungan dengan menginstruksikan setiap posyandu untuk menjaga kebersihan area pelayanan agar masyarakat merasa nyaman. Terkait kondisi desa, Bapak Sekdes memaparkan pentingnya <strong data-path-to-node="9" data-index-in-node="207">efisiensi anggaran</strong> dan optimalisasi potensi desa, serta menuntut keaktifan penuh dari seluruh aparat dan pelaku desa dalam menjalankan roda pemerintahan.</p>
<p style="text-align: justify;" data-path-to-node="11">Fokus Kesehatan terkait Stunting dan Bumil KEK :&nbsp;Kepala Puskesmas Tanaraing, <strong data-path-to-node="12" data-index-in-node="28">Ibu Jeniarti Hunga, A.Md. Kep</strong>, memaparkan kondisi kesehatan umum di wilayah Kecamatan Rindi dan evaluasi pelayanan di Desa Tanaraing. Beliau memberikan perhatian khusus pada:</p>
<ul style="text-align: justify;" data-path-to-node="13">
<li>
<p data-path-to-node="13,0,0">Strategi penanganan <strong data-path-to-node="13,0,0" data-index-in-node="20">bayi kurang gizi</strong> dan <strong data-path-to-node="13,0,0" data-index-in-node="41">balita stunting</strong>.</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="13,1,0">Pengawasan ketat terhadap <strong data-path-to-node="13,1,0" data-index-in-node="26">Ibu Hamil KEK</strong> (Kekurangan Energi Kronis).</p>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;" data-path-to-node="14">Sejalan dengan itu, Kepala BP3K, <strong data-path-to-node="14" data-index-in-node="33">Bapak Martinus Tagi</strong>, membawa perspektif dari sektor ketahanan pangan. Beliau menyampaikan program bagi kelompok tani, di mana terdapat <strong data-path-to-node="14" data-index-in-node="168">6 kelompok tani</strong> di Tanaraing yang masuk dalam program <strong data-path-to-node="14" data-index-in-node="222">OPLAH (Optimasi Lahan)</strong>. Beliau menyarankan agar jiwa sosial masyarakat ditingkatkan untuk membantu mendukung program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi sasaran stunting.</p>
<p style="text-align: justify;" data-path-to-node="15">Dalam Laporan Data KPM (Kader Pembangunan Manusia)&nbsp;Ibu <strong data-path-to-node="16" data-index-in-node="4">Danga Nani</strong> selaku KPM Desa Tanaraing melaporkan data kesehatan terkini di desa, dengan rincian sebagai berikut:</p>
<ul style="text-align: justify;" data-path-to-node="17">
<li>
<p data-path-to-node="17,0,0"><strong data-path-to-node="17,0,0" data-index-in-node="0">Bayi Stunting:</strong> 22 Anak.</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="17,1,0"><strong data-path-to-node="17,1,0" data-index-in-node="0">Bayi Gizi Kurang:</strong> 10 Anak.</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="17,2,0"><strong data-path-to-node="17,2,0" data-index-in-node="0">Ibu Hamil KEK:</strong> 9 Orang.</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="17,3,0"><strong data-path-to-node="17,3,0" data-index-in-node="0">Bayi Gizi Buruk:</strong> 0 (Nol).</p>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;" data-path-to-node="20">Dalam sesi diskusi, muncul saran dari para kader posyandu agar distribusi PMT dipantau secara ketat untuk memastikan makanan tersebut benar-benar dikonsumsi oleh anak sasaran. Menanggapi hal ini, Ibu Kapus menegaskan bahwa <strong data-path-to-node="20" data-index-in-node="223">edukasi dan pemahaman bagi orang tua</strong> adalah kunci utama. Orang tua harus memahami mengapa anak mereka dikategorikan gizi kurang agar pola asuh di rumah dapat berubah.</p>
<p style="text-align: justify;" data-path-to-node="22">Kegiatan ditutup oleh Bapak Sekretaris Desa dengan pesan penyemangat agar seluruh pihak bekerja lebih giat di bidang masing-masing. Beliau berharap kolaborasi ini tidak hanya sekadar pertemuan rutin, tetapi membuahkan hasil nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya di Desa Tanaraing.</p>
<p style="text-align: justify;" data-path-to-node="23">Acara diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen kolektif untuk membangun desa yang lebih sehat di tahun 2026.</p>
<p style="text-align: justify;" data-path-to-node="25">&nbsp;</p>
</div>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Kecamatan Rindi Jadi Titik Pamungkas, Musrenbangcam Sumba Timur Tahun Anggaran 2027 Resmi Ditutup</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2026/3/11/kecamatan-rindi-jadi-titik-pamungkas-musrenbangcam-sumba-timur-tahun-anggaran-2027-resmi-ditutup</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2026/3/11/kecamatan-rindi-jadi-titik-pamungkas-musrenbangcam-sumba-timur-tahun-anggaran-2027-resmi-ditutup</guid>
                <pubDate>Wed, 11 Mar 2026 16:37:06 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Berita Desa]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_9hXVl_1773287489_FB_IMG_1773283830618.webp" />
                        RINDI, SUMBA TIMUR &amp;ndash; Rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan dalam rangka Penyusunan RKPD Tahun Anggaran 2027 di Kabupaten Sumba Timur resmi berakhir. Kecamatan Rindi terpilih[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_9hXVl_1773287489_FB_IMG_1773283830618.webp" />
                        <p style="text-align: justify;"><strong>RINDI, SUMBA TIMUR</strong> &ndash; Rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan dalam rangka Penyusunan RKPD Tahun Anggaran 2027 di Kabupaten Sumba Timur resmi berakhir. Kecamatan Rindi terpilih menjadi lokasi penutup seluruh rangkaian kegiatan tingkat kecamatan yang dilaksanakan pada Rabu, 11 Maret 2026.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan ini dihadiri oleh pemangku kepentingan yang sangat komprehensif, mulai dari jajaran OPD (Organisasi Perangkat Daerah) lintas sektor seperti Ekonomi, Perikanan, Kelautan dan Pariwisata, Pendidikan, Kesehatan, Dinas PMD, Kominfo, Disdukcapil, hingga BPS Sumba Timur. Hadir pula Protokol Bupati dan Wakil Bupati, Sekda, Ketua DPRD Sumba Timur, anggota DPRD Dapil 3, Ketua Dharma Wanita, Tim CD Bethesda Kab Sumba Timur, serta tokoh masyarakat, agama, adat, pemuda, dan perempuan dari 8 desa di Kecamatan Rindi.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Diskusi Sektoral dan Pelayanan Kesehatan Gratis</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Sebelum prosesi formal dimulai, Bappeda Sumba Timur memimpin diskusi intensif mengenai usulan-usulan dari setiap desa. Dalam sesi ini, desa-desa menyampaikan aspirasi langsung kepada instansi terkait di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga perikanan.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu yang menjadi perhatian adalah Desa Tanaraing, di mana beberapa usulan strategis mereka telah diterima, sementara sebagian lainnya masih dalam tahap pengkajian dan menunggu persetujuan lebih lanjut.</p>
<p style="text-align: justify;">Sembari diskusi berlangsung, tenaga kesehatan (nakes) dari Puskesmas Rindi dan nakes desa menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat di lingkungan kantor kecamatan, sebagai bentuk nyata kehadiran pelayanan publik di tengah musyawarah.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 oleh BPS: </strong>Kehadiran Badan Pusat Statistik (BPS) Sumba Timur memberikan warna tersendiri. BPS melakukan sosialisasi terkait Sensus Ekonomi 2026, yang merupakan sensus ke-5 dan rutin dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Sensus ini bertujuan mendata seluruh kegiatan ekonomi masyarakat, mulai dari usaha kecil, menengah, hingga besar.</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;"Sensus ini penting untuk menyediakan data struktur ekonomi yang akurat serta data ekonomi lingkungan guna mendukung perencanaan pembangunan yang tepat sasaran," ungkap perwakilan BPS Sumba Timur.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Aspirasi Masyarakat: Antara Realisasi dan Harapan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Acara inti diawali dengan penyambutan hangat Bupati, Wakil Bupati, dan Ketua DPRD Sumba Timur melalui pengalungan kain tenun ikat Sumba Timur.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam sapaannya, tokoh masyarakat Pdt. Marinus Mardi Ishak, S.Th, mengapresiasi program-program yang telah terealisasi di tahun sebelumnya sembari menitipkan harapan baru dari masyarakat 8 desa di Rindi. Senada dengan itu, Camat Rindi, Bapak Ndawa Lupekuwali, SE, menekankan pentingnya perhatian pada kebutuhan dasar masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;">"Kami menyadari adanya efisiensi anggaran, namun kami memohon agar kebutuhan pokok masyarakat tetap menjadi prioritas. Kami juga bersyukur melaporkan bahwa di bidang kesehatan, angka stunting, gizi kurang, gizi buruk, serta ibu hamil KEK di Kecamatan Rindi mengalami penurunan yang signifikan," lapor Camat Rindi.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Komitmen Pemerintah Daerah dan DPRD</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ketua DPRD Sumba Timur dalam sambutannya menegaskan komitmen legislatif untuk mengawal aspirasi masyarakat. Beliau berjanji akan memastikan setiap usulan yang mendesak sampai ke forum daerah agar pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan rakyat, khususnya di Dapil 3.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai penutup, Bupati Sumba Timur menyampaikan beberapa poin krusial dalam arahannya:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong>Skala Prioritas</strong>: Beliau menjelaskan bahwa usulan yang belum terjawab bukan berarti ditolak, melainkan pemerintah saat ini sedang fokus pada perbaikan jalur transportasi bagian selatan yang membutuhkan penanganan darurat.</li>
<li><strong>Prestasi Pertanian</strong>: Bupati mengapresiasi capaian tahun 2025 di mana Sumba Timur berhasil menjadi penghasil padi peringkat kedua di Provinsi NTT.</li>
<li><strong>Pembangunan Infrastruktur Rindi</strong>: Kabar baik disampaikan bahwa Kecamatan Rindi mendapatkan alokasi 1,5 Km perbaikan ruas jalan IKK.</li>
<li><strong>Lapangan Kerja</strong>: Pemerintah juga tengah mengupayakan pembukaan lapangan kerja bagi lulusan SMA/SMK di wilayah tersebut.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Bupati menutup kegiatan dengan memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah bahu-membahu menekan angka stunting di Rindi. Secara resmi, Musrenbang Tingkat Kecamatan Tahun 2026 ditutup dan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergitas pembangunan.</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Lawan Stigma, Jaga Kesehatan: Sosialisasi Pencegahan AIDS, TB, dan Malaria di Desa Tanaraing</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2026/2/27/lawan-stigma-jaga-kesehatan-sosialisasi-pencegahan-aids-tb-dan-malaria-di-desa-tanaraing-1</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2026/2/27/lawan-stigma-jaga-kesehatan-sosialisasi-pencegahan-aids-tb-dan-malaria-di-desa-tanaraing-1</guid>
                <pubDate>Fri, 27 Feb 2026 15:43:19 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Artikel Kesehatan]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_RiP8X_1772239444_WhatsApp_Image_2026-02-28_at_08_03_15_(1).webp" />
                        Tanaraing &amp;ndash; Dalam upaya menciptakan lingkungan desa yang sehat dan tanggap terhadap penyakit menular, UPKM YAKKUM/CD Bethesda bekerja sama dengan Puskesmas Tanaraing menyelenggarakan[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_RiP8X_1772239444_WhatsApp_Image_2026-02-28_at_08_03_15_(1).webp" />
                        <p style="text-align: justify;"><strong>Tanaraing </strong>&ndash; Dalam upaya menciptakan lingkungan desa yang sehat dan tanggap terhadap penyakit menular, <strong>UPKM YAKKUM/CD Bethesda</strong> bekerja sama dengan <strong>Puskesmas Tanaraing</strong> menyelenggarakan sosialisasi intensif mengenai <strong>AIDS, Tuberkulosis (TB), dan Malaria</strong>. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 27 Februari 2026, bertempat di gedung ibadah <strong>GBI Tanaraing</strong>, lingkungan Dusun II.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pelayanan Kesehatan Sejak Dini </strong>dilakukan<strong> </strong>Sebelum materi dimulai, para Tenaga Kesehatan (Nakes) Desa Tanaraing memberikan pelayanan kesehatan langsung kepada peserta. Pelayanan ini meliputi <strong>pemeriksaan tekanan darah (tensi)</strong> serta <strong>cek darah</strong> oleh petugas malaria untuk mendeteksi secara dini potensi infeksi di tengah masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bapak <strong>Oktavianus Banda Njunja, SE</strong>, mewakili Pemerintah Desa Tanaraing. Beliau menekankan bahwa meskipun peserta yang hadir didominasi orang tua karena anak muda sedang bersekolah, para orang tua wajib menjadi penyambung lidah bagi keluarga dan tetangga.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Menghapus Stigma dan Mitos Kesehatan : </strong>Area Manager CD Bethesda, <strong>Ibu Astantry Jama</strong>, dalam pengantarnya membawa pesan kemanusiaan yang kuat. Beliau menghimbau masyarakat untuk menghentikan diskriminasi dan stigma terhadap penderita penyakit menular.</p>
<p style="text-align: justify;">"<em>Jika ada saudara atau tetangga kita yang mengalami penyakit menular, jangan dikucilkan. Kita harus memberikan dukungan agar proses penyembuhan mereka berjalan maksimal. Penyakit seperti TB bukanlah kutukan atau penyakit keturunan, melainkan penyakit yang bisa disembuhkan</em>," tegas Ibu Astantry.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Edukasi Mendalam dari Tenaga Medis : </strong>Dua narasumber ahli memberikan pemaparan komprehensif terkait tiga penyakit utama:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li><strong>Tuberkulosis (TB) &amp; Malaria:</strong> Disampaikan oleh Kepala Puskesmas Tanaraing, <strong>Ibu Jeniarti Hunga, A.Md. Kep</strong>.</li>
<ul>
<li><strong>TB:</strong> Menjelaskan jenis, gejala, serta cara penanganannya.</li>
<li><strong>Malaria:</strong> Menjelaskan jenis nyamuk penyebab dan tanda-tanda terinfeksi.</li>
<li><strong>Kebijakan Khusus:</strong> Ibu Jeniarti menegaskan bahwa di Puskesmas Tanaraing, pasien malaria akan menjalani <strong>rawat inap</strong> untuk memastikan kepatuhan minum obat secara rutin guna mencegah penyebaran virus ke anggota keluarga lainnya.</li>
</ul>
<li><strong>AIDS:</strong> Disampaikan oleh <strong>Ibu Sarlinda Y. T. Uju, A.Md.Keb</strong>. Beliau menjelaskan gejala dan cara penanganan AIDS dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami, serta menekankan peran orang tua dalam mengedukasi anak usia remaja mengenai kesehatan reproduksi.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><strong>Dalam Sesi Tanya Jawab (Harapan bagi Pasien AIDS) </strong>Antusiasme peserta terlihat saat sesi diskusi. Salah satu pertanyaan kunci adalah mengenai peluang pasangan suami istri pengidap AIDS untuk memiliki keturunan. Ibu Kapus menjelaskan bahwa hal tersebut <strong>memungkinkan</strong>, asalkan melalui pengobatan dan pemeriksaan rutin selama minimal 6 bulan hingga virus dinyatakan tidak aktif/tidak menular sebelum memulai program hamil. Tanpa penanganan medis yang tepat, virus berisiko tinggi menular ke bayi melalui plasenta.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Komitmen Kebersihan Lingkungan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai penutup, Ibu Kapus meninggalkan pesan menyentuh: <strong>"Cintai Diri Sendiri Karena Sehat Itu Dimulai Dari Diri Sendiri."</strong> Bapak Oktavianus Banda Njunja, SE sebelum menutup acara, menginstruksikan aksi nyata kepada seluruh warga untuk segera membersihkan lingkungan rumah, genangan air, serta tanaman yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Beliau juga menegaskan pentingnya kerja bakti di wilayah masing-masing RT untuk memutus rantai penyebaran malaria.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan diakhiri dengan komitmen bersama untuk saling berbagi informasi kesehatan di lingkungan sekitar dan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi warga dan nakes.</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Tutorial Pembuatan Jamu Instan</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2026/2/13/tutorial-pembuatan-jamu-instan</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2026/2/13/tutorial-pembuatan-jamu-instan</guid>
                <pubDate>Fri, 13 Feb 2026 15:49:57 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Video Edukasi]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_8NVhl_1770968997_WhatsApp_Image_2026-02-13_at_13_39_18_(2).webp" />
                        [...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_8NVhl_1770968997_WhatsApp_Image_2026-02-13_at_13_39_18_(2).webp" />
                        <p><iframe src="https://www.youtube.com/embed/sq2Z3sQYCh0" width="560" height="314" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Video Tutorial Cara Pembuatan Kloset Leher Angsa</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2026/2/13/video-tutorial-cara-pembuatan-kloset-leher-angsa</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2026/2/13/video-tutorial-cara-pembuatan-kloset-leher-angsa</guid>
                <pubDate>Fri, 13 Feb 2026 15:49:16 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Video Edukasi]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_XVlKr_1770968956_WhatsApp_Image_2026-02-13_at_13_39_18_(1).webp" />
                        [...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_XVlKr_1770968956_WhatsApp_Image_2026-02-13_at_13_39_18_(1).webp" />
                        <p><iframe src="https://www.youtube.com/embed/hO5p7EdeHFo" width="560" height="314" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Video Tutorial Pijat Bayi</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2026/2/13/video-tutorial-pijat-bayi</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2026/2/13/video-tutorial-pijat-bayi</guid>
                <pubDate>Fri, 13 Feb 2026 15:48:25 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Video Edukasi]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_oGC2R_1770968905_WhatsApp_Image_2026-02-13_at_13_39_20_(1).webp" />
                        [...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_oGC2R_1770968905_WhatsApp_Image_2026-02-13_at_13_39_20_(1).webp" />
                        <p><iframe src="https://www.youtube.com/embed/OerqLGWP6Xk" width="560" height="314" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Stop Kekerasan dan Mari Lawan Perundungan</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2026/2/13/stop-kekerasan-dan-mari-lawan-perundungan</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2026/2/13/stop-kekerasan-dan-mari-lawan-perundungan</guid>
                <pubDate>Fri, 13 Feb 2026 15:43:08 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Edukasi Kesehatan]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_oGC2R_1770968586_KTPA_Bullying_(1)_page-0002.webp" />
                        .[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_oGC2R_1770968586_KTPA_Bullying_(1)_page-0002.webp" />
                        <p>.</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Temani Anak Tumbuh Sehat dan Kuat</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2026/2/13/temani-anak-tumbuh-sehat-dan-kuat</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2026/2/13/temani-anak-tumbuh-sehat-dan-kuat</guid>
                <pubDate>Fri, 13 Feb 2026 15:40:25 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Edukasi Kesehatan]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_SNJ8N_1770968424_Hijau_dan_Putih_Ilustrasi_Kesehatan_Anak_Poster.webp" />
                        .[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_SNJ8N_1770968424_Hijau_dan_Putih_Ilustrasi_Kesehatan_Anak_Poster.webp" />
                        <p>.</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Lindungi Masa Depanmu Cegah AIDS dari Sekarang</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2026/2/13/lindungi-masa-depanmu-cegah-aids-dari-sekarang</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2026/2/13/lindungi-masa-depanmu-cegah-aids-dari-sekarang</guid>
                <pubDate>Fri, 13 Feb 2026 15:39:00 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Edukasi Kesehatan]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_2CY2O_1770968340_Merah_Muda_Ilustratif_Topik_Kesehatan_Tentang_AIDS_Poster.webp" />
                        .[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_2CY2O_1770968340_Merah_Muda_Ilustratif_Topik_Kesehatan_Tentang_AIDS_Poster.webp" />
                        <p>.</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>4 Kebiasaan Dapat Merusak Tubuh</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2026/2/13/4-kebiasaan-dapat-merusak-tubuh</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2026/2/13/4-kebiasaan-dapat-merusak-tubuh</guid>
                <pubDate>Fri, 13 Feb 2026 15:38:15 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Edukasi Kesehatan]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_Y2CY2_1770968295_Biru_Dan_Putih_Ilustrasi_Edukasi_Informasi_Kesehatan_Your_Story.webp" />
                        .[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_Y2CY2_1770968295_Biru_Dan_Putih_Ilustrasi_Edukasi_Informasi_Kesehatan_Your_Story.webp" />
                        <p>.</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Efek Bahaya Merokok Untuk Kesehatan</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2026/2/13/efek-bahaya-merokok-untuk-kesehatan</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2026/2/13/efek-bahaya-merokok-untuk-kesehatan</guid>
                <pubDate>Fri, 13 Feb 2026 15:37:50 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Edukasi Kesehatan]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_CqPIo_1770968269_Merah_Dan_Putih_Ilustrasi_Bahaya_Rokok_Untuk_Kesehatan_Infografis.webp" />
                        .[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_CqPIo_1770968269_Merah_Dan_Putih_Ilustrasi_Bahaya_Rokok_Untuk_Kesehatan_Infografis.webp" />
                        <p>.</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>6 Langkah Cuci Tangan &amp;amp; 5 Waktu Cuci Tangan</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2026/2/12/6-langkah-cuci-tangan-5-waktu-cuci-tangan</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2026/2/12/6-langkah-cuci-tangan-5-waktu-cuci-tangan</guid>
                <pubDate>Thu, 12 Feb 2026 15:41:30 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Edukasi Kesehatan]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_J8NVh_1770968513_CTPS_page-0001.webp" />
                        .[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_J8NVh_1770968513_CTPS_page-0001.webp" />
                        <p>.</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Musyawarah Desa Khusus Desa Tanaraing: Validasi Penerima BLT-DD 2026 dan Strategi Efisiensi Anggaran</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2026/2/10/musyawarah-desa-khusus-desa-tanaraing-validasi-penerima-blt-dd-2026-dan-strategi-efisiensi-anggaran</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2026/2/10/musyawarah-desa-khusus-desa-tanaraing-validasi-penerima-blt-dd-2026-dan-strategi-efisiensi-anggaran</guid>
                <pubDate>Tue, 10 Feb 2026 02:52:44 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Berita Desa]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_2O48S_1770782049_WhatsApp_Image_2026-02-11_at_11_52_18.webp" />
                        Tanaraing, &amp;ndash; Bertempat di Kantor Desa Tanaraing pada Selasa, 10 Februari 2026, Pemerintah Desa Tanaraing sukses menyelenggarakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus). Agenda utama kegiatan ini[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_2O48S_1770782049_WhatsApp_Image_2026-02-11_at_11_52_18.webp" />
                        <p style="text-align: justify;"><strong>Tanaraing,</strong> &ndash; Bertempat di Kantor Desa Tanaraing pada Selasa, <strong>10 Februari 2026</strong>, Pemerintah Desa Tanaraing sukses menyelenggarakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus). Agenda utama kegiatan ini adalah validasi dan penetapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk Tahun Anggaran 2026.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain Koordinator P3MD Kabupaten Sumba Timur, perwakilan Kapolsek Rindi, perwakilan Kecamatan Rindi, Pemerintah Desa, BPD, Kepala Dusun, RT/RW, hingga Tenaga Kesehatan Desa.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam<strong> Mengutamakan Ketepatan Sasaran melalui Musyawarah </strong>Bapak <strong>Oktavianus B. Njunja, SE </strong>selaku Moderator Rapat, memastikan diskusi berjalan dinamis namun tetap tertib. Ia menekankan pentingnya peran para Ketua RT, RW, dan Kepala Dusun dalam mengambil keputusan. Sebagai garda terdepan yang paling mengenal kondisi warga, partisipasi mereka sangat krusial dalam menentukan siapa yang benar-benar layak menerima bantuan di tahun 2026 ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketua BPD Desa Tanaraing, Bapak<strong> Arsad Adam</strong>, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, beliau memaparkan realita anggaran tahun ini:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong>Evaluasi Tahun Sebelumnya:</strong> Terdapat 27 penerima manfaat pada tahun lalu, di mana 4 orang di antaranya telah meninggal dunia.</li>
<li><strong>Efisiensi Anggaran:</strong> Karena adanya penyesuaian anggaran, jumlah penerima harus dirumuskan kembali agar lebih tepat sasaran.</li>
<li><strong>Kriteria Utama:</strong> Fokus pada lansia yang sudah tidak bisa bekerja dan mereka yang tidak mendapatkan bantuan sosial lain (seperti PKH).</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Terkait <strong>Tantangan Pagu Dana dan Kebijakan Strategis</strong> Kepala Desa Tanaraing, Bapak<strong> Arifin</strong>, menjelaskan bahwa seleksi ketat ini dilakukan untuk menghindari kecemburuan sosial sekaligus menyesuaikan dengan pagu dana desa yang tersedia.</p>
<p style="text-align: justify;">"Kita harus menyeleksi dengan tepat agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Kriteria tetap pada mereka yang kehilangan mata pencaharian dan tidak mendapatkan bantuan jenis apa pun," tegas Bapak Arifin.</p>
<p style="text-align: justify;">Beliau juga menyampaikan informasi terkait efisiensi lainnya, termasuk pengurangan honor bagi pelaku desa (seperti kader posyandu dan tenaga kesehatan) serta pengurangan hari Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) PAUD dari 4 hari menjadi 2 hari dalam seminggu akibat keterbatasan anggaran.</p>
<p style="text-align: justify;">Mengenai<strong> Permendagri 16 Tahun 2025 </strong>Koordinator Kabupaten (Korkab) P3MD Sumba Timur, Bapak <strong>Martin Kela</strong>, memberikan arahan terkait regulasi terbaru. Beliau mensosialisasikan Permendagri 16 Tahun 2025 yang memuat lima poin prioritas:<strong> </strong>BLT Desa, Dukungan bagi Petani<strong>, </strong>Layanan Kesehatan Dasar<strong>, </strong>Ketahanan Pangan<strong>, </strong>Pengembangan Koperasi Desa.</p>
<p style="text-align: justify;">Beliau meluruskan bahwa secara prosedur Dana Desa tidak berkurang, namun dialokasikan secara berbeda, termasuk untuk <strong>Pembangunan Gedung Koperasi Desa</strong>. Terkait BLT-DD, beliau menegaskan bahwa penerima manfaat wajib diputuskan melalui Musdes dengan prioritas pada Keluarga Miskin Ekstrem (desil 1), Penderita Penyakit Kronis, Lansia Tunggal, atau Kepala Keluarga Perempuan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari <strong>Hasil Keputusan Bersama </strong>Setelah melalui proses diskusi dan diskusi mendalam yang dipandu oleh moderator, Musdesus menyepakati:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong>Jumlah Penerima BLT-DD 2026:</strong> Ditetapkan sebanyak <strong>10 orang</strong> yang dinyatakan paling layak.</li>
<li><strong>Penyesuaian Kader:</strong> Dilakukan pengurangan jumlah kader posyandu dan penyesuaian layanan pelaku desa lainnya sesuai ketersediaan dana.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Perwakilan Camat Rindi, Bapak<strong> Lu Kawutak, SE</strong>, mengapresiasi jalannya musyawarah dan mengingatkan Pemerintah Desa agar tetap sigap dalam penyelesaian laporan pertanggungjawaban (SPJ) guna memperlancar proses pencairan dana desa tahap selanjutnya. Dan berharap Kader Posyandu tetap memberikan pelayanan maksimal meski di tengah keterbatasan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan ini ditutup secara resmi oleh Ketua BPD dengan harapan keputusan bersama ini dapat membawa kebaikan bagi seluruh masyarakat Desa Tanaraing.</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Kominfo Sumba Timur Bentuk Wartawan Desa di Rindi Melalui Sosialisasi KIM</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/11/26/kominfo-sumba-timur-bentuk-wartawan-desa-di-rindi-melalui-sosialisasi-kim</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/11/26/kominfo-sumba-timur-bentuk-wartawan-desa-di-rindi-melalui-sosialisasi-kim</guid>
                <pubDate>Wed, 26 Nov 2025 17:00:21 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Berita Desa]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_lY2CY_1764157662_WhatsApp_Image_2025-11-26_at_19.01.04.jpeg" />
                        
Tanaraing&amp;nbsp;&amp;ndash;[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_lY2CY_1764157662_WhatsApp_Image_2025-11-26_at_19.01.04.jpeg" />
                        <div id="model-response-message-contentr_8af1d416c32068d3" class="markdown markdown-main-panel enable-updated-hr-color" dir="ltr" style="text-align: justify;" aria-live="polite" aria-busy="false">
<p style="text-align: justify;" data-path-to-node="3"><strong>Tanaraing</strong>&nbsp;&ndash; Dalam upaya memperkuat arus informasi dan komunikasi publik dari tingkat desa ke kabupaten, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumba Timur telah menyelenggarakan kegiatan <strong>Sosialisasi Penguatan Kapasitas Sumber Daya Komunikasi Publik</strong> di Kecamatan Rindi.</p>
<p style="text-align: justify;" data-path-to-node="4">Kegiatan ini berlangsung selama sehari penuh, pada Rabu, 25 November 2025, bertempat di Kantor Kecamatan Rindi. Sosialisasi ini dihadiri oleh perwakilan dari empat desa di Kecamatan Rindi, dengan masing-masing desa mengirimkan tiga orang perwakilan.</p>
<h3 style="text-align: justify;">Menghadirkan Jembatan Informasi Desa-Kabupaten</h3>
<p style="text-align: justify;" data-path-to-node="6">Kegiatan dibuka secara resmi oleh Camat Rindi, Bapak <strong>Ndawalu Pekuwali, SE</strong>. Dalam sesi arahan, Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Sumba Timur, Ibu <strong>Rambu N. Ana Awang, ST., M.Si</strong>, menyampaikan poin penting mengenai pembentukan <strong>Kelompok Informasi Masyarakat (KIM)</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;" data-path-to-node="7">Ibu Rambu N. Ana Awang, ST., M.Si, menjelaskan bahwa Pembentukan KIM bertujuan untuk menciptakan sekelompok orang di desa yang akan berfungsi sebagai informasi penghubung ke kabupaten, atau dengan kata lain, bertindak sebagai "wartawan di desa". Peran ini krusial untuk memastikan informasi pembangunan, potensi desa, dan permasalahan di tingkat akar rumput dapat tersampaikan dengan cepat dan akurat kepada pemerintah daerah dan publik luas.</p>
<h3 style="text-align: justify;">Tiga Pilar Materi KIM</h3>
<p style="text-align: justify;" data-path-to-node="9">Seluruh materi Bimtek disampaikan langsung oleh Ibu Sekdis Kominfo beserta staf lainnya. Ada tiga materi utama yang menjadi fokus sosialisasi, yaitu:</p>
<ol style="text-align: justify;" start="1" data-path-to-node="10">
<li>
<p data-path-to-node="10,0,0"><strong>Pengetahuan Dasar Mengenai Kelompok Informasi Masyarakat (KIM):</strong> Pemahaman filosofis dan tujuan pembentukan KIM sebagai media komunikasi publik partisipatif.</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="10,1,0"><strong>Sosialisasi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM):</strong> Pemaparan mendalam tentang peran, fungsi, dan manfaat KIM bagi pembangunan desa.</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="10,2,0"><strong>Struktur Organisasi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM):</strong> Panduan praktis mengenai penyusunan struktur dan tata kerja organisasi KIM di tingkat desa.</p>
</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Setelah penyampaian materi, peserta diberikan sesi&nbsp;uji coba&nbsp;untuk mengukur pemahaman dan kemampuan mereka dalam menyerap informasi yang telah disampaikan. Uji coba ini berjalan lancar dan interaktif.</p>
<h3 style="text-align: justify;">Apresiasi dan Langkah Akhir</h3>
<p style="text-align: justify;" data-path-to-node="12">Antusiasme dan partisipasi aktif dari perwakilan empat desa selama sesi diskusi mendapat apresiasi langsung dari Ibu Sekdis Kominfo.</p>
<p style="text-align: justify;" data-path-to-node="13">Di akhir kegiatan, sebagai penutup, seluruh peserta, narasumber, dan perwakilan Kecamatan Rindi melakukan sesi foto bersama, menandai komitmen bersama untuk segera membentuk dan mengaktifkan Kelompok Informasi Masyarakat di desa masing-masing. Diharapkan, dengan terbentuknya KIM ini, arus komunikasi publik di Kecamatan Rindi menjadi lebih terarah, efektif, dan mendukung transparansi pembangunan desa.</p>
</div>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Pelatihan Literasi Keuangan dan Akses Layanan Keuangan di Tingkat Desa pada Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun Anggaran 2025</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/11/14/pelatihan-literasi-keuangan-dan-akses-layanan-keuangan-di-tingkat-desa-pada-provinsi-nusa-tenggara-timur-tahun-anggaran-2025</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/11/14/pelatihan-literasi-keuangan-dan-akses-layanan-keuangan-di-tingkat-desa-pada-provinsi-nusa-tenggara-timur-tahun-anggaran-2025</guid>
                <pubDate>Fri, 14 Nov 2025 15:12:46 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Berita Desa]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_oGC2R_1763421308_WhatsApp_Image_2025-11-17_at_10.51.20.jpeg" />
                        Tanaraing&amp;nbsp;&amp;ndash; Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat desa, kali ini melalui kegiatan pelatihan intensif mengenai[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_oGC2R_1763421308_WhatsApp_Image_2025-11-17_at_10.51.20.jpeg" />
                        <p style="text-align: justify;"><strong>Tanaraing</strong>&nbsp;&ndash; Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (<strong>TEKAD</strong>) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat desa, kali ini melalui kegiatan pelatihan intensif mengenai Literasi Keuangan dan Akses Layanan Keuangan. Kegiatan ini berlangsung sukses selama dua hari penuh, dari tanggal 13 hingga 14 November 2025, bertempat di Balai Rakyat Desa Tanaraing, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Tujuan dan Fokus Utama Pelatihan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pelatihan ini diselenggarakan oleh Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertiinggal dengan tujuan utama untuk meningkatkan kapasitas masyarakat desa dalam pengelolaan keuangan rumah tangga. Pelaksanaan kegiatan ini diawasi langsung oleh perwakilan dari Kementerian Desa Ibu <strong>Siti Nurmu&rsquo;minah Fitriah</strong><br>Selaku Analis Kebijakan Ahli Pertama pada Direktorat PKEI, Dirjen PEI, Kementerian Desa dan PDT, memastikan kualitas dan relevansi materi yang disampaikan. Adapun Narasumber yang membawa materi yaitu Bapak <strong>Andi Alex</strong>.&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Adapun materi utama yang menjadi fokus pelatihan meliputi:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Perencanaan Keuangan Keluarga: &nbsp;Memberikan pemahaman dan praktik sederhana dalam menyusun anggaran rumah tangga yang efektif.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong>Mengenal Sumber Pendapatan Rumah Tangga</strong>: &nbsp;Mendorong masyarakat untuk mengidentifikasi dan mengoptimalkan berbagai sumber pendapatan.</li>
<li><strong>Pentingnya Menabung</strong>: Mengajarkan teknik dan strategi menabung yang disiplin dan berkelanjutan.</li>
<li><strong>Mengenal Produk dan Jasa Keuangan</strong>: &nbsp;Memberikan informasi mengenai berbagai produk keuangan formal (seperti tabungan, kredit, dan asuransi) yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi desa.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Keberhasilan acara ini didukung penuh oleh kehadiran peserta yang sangat beragam, mencerminkan sinergi antara berbagai elemen masyarakat dan pemerintah daerah. Total peserta yang hadir mencakup:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Pemerintah Daerah dan Pendamping: Staf Kecamatan Rindi dan Koordinator Kabupaten (Korkab) P3MD Kab. Sumba Timur.</li>
<li>Lembaga Desa: &nbsp;Lembaga Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Perangkat Desa (RT/RW, Kepala Dusun).</li>
<li>Organisasi Masyarakat: &nbsp;Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Kader Posyandu, Kader Rematri, Tutor PAUD, dan Linmas.</li>
<li>Tokoh Masyarakat dan Kelompok Usaha: &nbsp;Tokoh Perempuan, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Kelompok Tani, Kelompok Tenun Ikat, serta Dasawisma Karang Berhias dan Karya Asri.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Kehadiran lintas sektor ini diharapkan dapat memastikan penyebaran informasi dan praktik pengelolaan keuangan yang baik dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat Desa Tanaraing.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Dampak Positif Program TEKAD</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Secara keseluruhan, kegiatan yang merupakan salah satu inisiatif strategis Program&nbsp;<strong>TEKAD</strong>&nbsp;ini berlangsung dengan sangat baik. Antusiasme peserta terlihat jelas melalui sesi diskusi interaktif dan simulasi pengelolaan keuangan.</p>
<p style="text-align: justify;">Melalui peningkatan literasi keuangan, diharapkan masyarakat desa tidak hanya mampu mengelola uang secara bijak, tetapi juga dapat mengakses dan memanfaatkan layanan keuangan formal yang tersedia. Hal ini krusial untuk modal usaha, investasi di sektor produktif, dan pada akhirnya, mendorong Transformasi Ekonomi yang Mandiri dan Berkelanjutan di tingkat kampung.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara pemerintah pusat (Kementerian Desa), pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat desa dapat menciptakan fondasi ekonomi yang lebih kuat bagi masa depan Nusa Tenggara Timur.</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Posyandu Istana Karang 1 Gelar Edukasi Pola Asuh dan Gizi Sehat Bagi Keluarga Bayi Balita dan Ibu Hamil</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/11/10/posyandu-istana-karang-1-gelar-edukasi-pola-asuh-dan-gizi-sehat-bagi-keluarga-bayi-balita-dan-ibu-hamil</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/11/10/posyandu-istana-karang-1-gelar-edukasi-pola-asuh-dan-gizi-sehat-bagi-keluarga-bayi-balita-dan-ibu-hamil</guid>
                <pubDate>Mon, 10 Nov 2025 09:17:49 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Artikel Kesehatan]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_XVlKr_1763515593_20251103_103313.jpg" />
                        Desa Tanaraing, Sumba Timur &amp;ndash; Keluarga bayi, balita, dan ibu hamil di Posyandu Istana Karang 1, Desa Tanaraing, mendapatkan bekal pengetahuan penting mengenai pola asuh dan asupan gizi sehat dalam sebuah kegiatan[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_XVlKr_1763515593_20251103_103313.jpg" />
                        <p data-path-to-node="3"><strong>Desa Tanaraing, Sumba Timur</strong> &ndash; Keluarga bayi, balita, dan ibu hamil di Posyandu Istana Karang 1, Desa Tanaraing, mendapatkan bekal pengetahuan penting mengenai pola asuh dan asupan gizi sehat dalam sebuah kegiatan edukasi yang diselenggarakan pada <strong>Senin, 10 November 2025</strong>. Kegiatan ini merupakan inisiatif dari&nbsp;<strong>UPKM/CD Bethesda YAKKUM Wilayah Sumba Timur</strong>.</p>
<p data-path-to-node="5">Acara edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan keluarga dalam memberikan stimulasi dan nutrisi terbaik, khususnya pada periode emas 1000 hari pertama kehidupan anak.</p>
<p data-path-to-node="6">Kegiatan dibuka dengan sambutan dan dilanjutkan dengan penyampaian materi utama yang difasilitasi oleh <strong>Ibu Marthlove Y. S. Jutalo</strong>, seorang Petugas Gizi dari Puskesmas Tanaraing. Dalam paparannya, Ibu Marthlove menekankan beberapa poin kunci, antara lain:</p>
<ul data-path-to-node="7">
<li>
<p data-path-to-node="7,0,0"><strong>Pola Asuh Responsif:</strong> Pentingnya memberikan perhatian dan stimulasi yang tepat sesuai tahap perkembangan anak.</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="7,1,0"><strong>Asupan Gizi Seimbang:</strong> Panduan praktis penyusunan menu makanan bergizi bagi ibu hamil untuk mendukung tumbuh kembang janin, serta bagi bayi dan balita untuk mencegah <em>stunting</em>.</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="7,2,0"><strong>Peran Ayah dan Keluarga:</strong> Keterlibatan aktif seluruh anggota keluarga dalam menjaga kesehatan ibu hamil dan tumbuh kembang anak.</p>
</li>
</ul>
<p data-path-to-node="9">Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya sesi tanya jawab. Para ibu hamil dan orang tua balita secara bergantian menyampaikan pertanyaan dan berbagi pengalaman mereka mengenai tantangan pola asuh dan pemberian makan.</p>
<p data-path-to-node="10">Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian <strong>Makanan Tambahan (PMT)</strong> yang bergizi kepada seluruh balita dan ibu hamil yang hadir. PMT ini diharapkan dapat memberikan contoh praktis makanan sehat yang mudah diaplikasikan di rumah tangga.</p>
<p data-path-to-node="11">Ibu Astantry Jama sebagai Area Manager UPKM/CD Bethesda YAKKUM Wilayah Sumba Timur, dalam pernyataannya, menyampaikan harapannya. "Kami berharap, melalui edukasi ini, setiap keluarga di Posyandu Istana Karang 1 dapat menerapkan ilmu yang didapatkan untuk menciptakan generasi Tanaraing yang sehat, cerdas, dan bebas&nbsp;<em>stunting</em>, gizi buruk, gizi kurang dan ibu hamil KEK" ujarnya.</p>
<p data-path-to-node="12">Kegiatan berjalan lancar dan ditutup dengan sesi foto bersama, menunjukkan semangat kolaborasi antara organisasi masyarakat, Puskesmas, dan warga desa dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan keluarga.</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Memperkuat Tata Kelola Desa: Bimbingan Teknis UU Desa dan Penganggaran Kesehatan di Kecamatan Rindi</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/11/8/memperkuat-tata-kelola-desa-bimbingan-teknis-uu-desa-dan-penganggaran-kesehatan-di-kecamatan-rindi</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/11/8/memperkuat-tata-kelola-desa-bimbingan-teknis-uu-desa-dan-penganggaran-kesehatan-di-kecamatan-rindi</guid>
                <pubDate>Sat, 08 Nov 2025 17:09:14 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Berita Desa]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_SNJ8N_1763421053_WhatsApp_Image_2025-11-17_at_16.02.36.jpeg" />
                        Rindi&amp;nbsp;&amp;ndash; Dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan desa dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan di tingkat basis, telah sukses dilaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Undang-Undang[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_SNJ8N_1763421053_WhatsApp_Image_2025-11-17_at_16.02.36.jpeg" />
                        <p style="text-align: justify;"><strong>Rindi</strong>&nbsp;&ndash; Dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan desa dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan di tingkat basis, telah sukses dilaksanakan kegiatan <strong>Bimbingan Teknis (Bimtek) Undang-Undang Desa dan Penganggaran Program Kesehatan Desa</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan intensif selama dua hari ini, yang berlangsung pada tanggal 07 hingga 08 November 2025, merupakan inisiatif kolaboratif antara <strong>Unit Pelayanan Kesehatan Masyarakat/Community Development (UPKM/CD) Bethesda YAKKUM Wilayah Sumba Timur</strong>&nbsp;dengan <strong>Pemerintah Kabupaten Sumba Timur</strong>, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumba Timur. Bimtek ini diadakan di Kecamatan Rindi dan DPMD Sumba Timur bertindak sebagai narasumber utama.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Peserta dan Kolaborasi Lintas Sektor</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan ini secara spesifik menargetkan perwakilan dari empat desa binaan CD Bethesda, dengan maksimal tiga orang perwakilan dari setiap desa. Peserta kunci yang hadir meliputi:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Sekretaris Desa</li>
<li>Badan Permusyawaratan Desa (BPD)</li>
<li>Kader Posyandu/Kader Pembangunan Manusia (KPM)</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Kehadiran perwakilan dari unsur pemerintah desa, lembaga legislatif desa (BPD), dan kader kesehatan di tingkat tapak ini bertujuan untuk memastikan bahwa kebijakan dan penganggaran kesehatan dapat terintegrasi secara holistik dari perencanaan hingga implementasi di lapangan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Materi Utama untuk Pembangunan Desa yang Inklusif</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Materi yang disampaikan dalam Bimtek ini sangat relevan dengan kebutuhan desa saat ini, khususnya dalam mengoptimalkan penggunaan Dana Desa (DD) untuk kesejahteraan masyarakat. Fokus materi meliputi:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li><strong>Undang-Undang Desa dan Peraturan Pelaksana:</strong>Penegasan kembali dasar hukum dan mekanisme penyelenggaraan pemerintahan desa yang partisipatif.</li>
<li><strong>Peraturan Kementerian Dalam Negeri tentang Keuangan Desa:</strong>Panduan komprehensif mengenai pengelolaan, pertanggungjawaban, dan transparansi keuangan desa.</li>
<li><strong>Prioritas Penggunaan Dana Desa (DD):</strong>Pembahasan mendalam mengenai alokasi Dana Desa untuk mendukung penanganan <strong>kemiskinan ekstrem</strong>&nbsp;dan program-program yang bersifat produktif.</li>
<li><strong>Penyusunan Perubahan RKPDes untuk Program Kesehatan:</strong>Pelatihan praktis mengenai <strong>sistematika dan format</strong>&nbsp;penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahunan, dengan penekanan khusus pada penganggaran kegiatan kesehatan desa.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><strong>Mengunci Komitmen dengan Rencana Tindak Lanjut</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan tidak hanya berhenti pada penyampaian materi, tetapi diakhiri dengan sesi <strong>Rencana Tindak Lanjut (RTL)</strong>. Sesi ini melibatkan seluruh peserta, CD Bethesda, dan Pemerintah Kecamatan Rindi.</p>
<p style="text-align: justify;">Penyusunan RTL ini sangat penting untuk memastikan bahwa pengetahuan yang diperoleh segera ditransfer menjadi aksi nyata, terutama dalam:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong>Revisi RKPDes </strong>desa masing-masing untuk memasukkan atau menguatkan program kesehatan.</li>
<li><strong>Sinkronisasi </strong>antara perencanaan BPD, Pemerintah Desa, dan Kader Kesehatan dalam penggunaan anggaran.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Kolaborasi antara UPKM/CD Bethesda YAKKUM, DPMD Sumba Timur, dan Pemerintah Kecamatan Rindi ini menjadi contoh nyata sinergi yang efektif antara organisasi non-pemerintah dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang partisipatif dan berfokus pada kesejahteraan masyarakat desa.</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Kunjungan Lapangan Program TEKAD di Desa Tanaraing: Memantau Perkembangan Ekonomi Pedesaan di Sumba Timur</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/10/29/kunjungan-lapangan-program-tekad-di-desa-tanaraing-memantau-perkembangan-ekonomi-pedesaan-di-sumba-timur</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/10/29/kunjungan-lapangan-program-tekad-di-desa-tanaraing-memantau-perkembangan-ekonomi-pedesaan-di-sumba-timur</guid>
                <pubDate>Wed, 29 Oct 2025 16:19:44 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Pertanian]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_Y2O48_1761790891_WhatsApp_Image_2025-10-30_at_09.20.44.jpeg" />
                        
Tanaraing&amp;nbsp;- Program Transformasi Ekonomi Kampung[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_Y2O48_1761790891_WhatsApp_Image_2025-10-30_at_09.20.44.jpeg" />
                        <div id="model-response-message-contentr_ecf30b71ad9898b7" class="markdown markdown-main-panel enable-updated-hr-color" dir="ltr" style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Tanaraing</strong>&nbsp;- Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat desa di Indonesia Timur. Hal ini dibuktikan dengan dilaksanakannya Kegiatan Pemantauan Melalui Kunjungan Lapangan (<em>On-Site Visit</em>) di Desa Tanaraing, Kabupaten Sumba Timur, pada Rabu, 29 Oktober 2025.</p>
<p style="text-align: justify;">Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk melakukan pemantauan pelaksanaan kegiatan program TEKAD yang dibiayai melalui Pinjaman dan Hibah Luar Negeri, khususnya terkait Kegiatan Survei Analisis di Kabupaten Sumba Timur. Fokus utama pemantauan kali ini diarahkan ke sekitar Area Persawahan di Desa Tanaraing, mencerminkan salah satu potensi unggulan desa dalam sektor pertanian.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 18px;">Kolaborasi Lintas Sektor dalam Pemantauan</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan penting ini dihadiri oleh berbagai pihak, menunjukkan sinergi dan kolaborasi erat antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat. Beberapa tokoh dan perwakilan yang hadir antara lain: Kepala Dinas PMD (Pemberdayaan Masyarakat Desa), Camat Rindi, Penyuluh Pertanian, Aparat Desa, Perwakilan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa),&nbsp;Perwakilan Kelompok Tani danPerwakilan Masyarakat</p>
<p style="text-align: justify;">Kehadiran berbagai elemen ini memastikan bahwa pemantauan dilakukan secara komprehensif, mencakup aspek kebijakan, teknis lapangan, pengelolaan kelembagaan, hingga dampak langsung di tingkat masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 17.72px;">Fokus Pemantauan di Area Persawahan</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pemilihan lokasi di area persawahan Desa Tanaraing menegaskan perhatian pada upaya penguatan&nbsp;ekonomi berbasis potensi lokal. Program TEKAD sendiri bertujuan untuk menggerakkan sumber daya desa melalui pemberdayaan, kemitraan, dan inovasi pembelajaran, dengan harapan tercipta pembangunan ekonomi pedesaan yang inklusif dan berkelanjutan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam kunjungan tersebut, tim pemantau berinteraksi langsung dengan Kelompok Tani dan BUMDes untuk melihat perkembangan implementasi kegiatan, termasuk pemanfaatan bantuan dan peningkatan kapasitas yang telah diberikan. Hasil pemantauan ini akan menjadi masukan berharga untuk memastikan bahwa Pinjaman dan Hibah Luar Negeri digunakan secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Tanaraing melalui Program TEKAD.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana evaluasi, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendorong kemandirian ekonomi desa di Sumba Timur.</p>
</div>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Desa Tanaraing Gelar Musrenbangdes dan Musyawarah Khusus Koperasi, Fokus Pembangunan Transparan dan Partisipatif untuk Tahun 2026</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/10/27/desa-tanaraing-gelar-musrenbangdes-dan-musyawarah-khusus-koperasi-fokus-pembangunan-transparan-dan-partisipatif-untuk-tahun-2026</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/10/27/desa-tanaraing-gelar-musrenbangdes-dan-musyawarah-khusus-koperasi-fokus-pembangunan-transparan-dan-partisipatif-untuk-tahun-2026</guid>
                <pubDate>Mon, 27 Oct 2025 01:18:11 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Berita Desa]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_GC2Ri_1761614933_WhatsApp_Image_2025-10-27_at_14.49.47.jpeg" />
                        Tanaraing, 27 Oktober 2025 &amp;mdash; Pemerintah Desa Tanaraing sukses menggelar dua agenda penting, yakni Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (MUSRENBANGDES) Tahun Anggaran 2026 dan Musyawarah[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_GC2Ri_1761614933_WhatsApp_Image_2025-10-27_at_14.49.47.jpeg" />
                        <p style="text-align: justify;"><strong>Tanaraing</strong>, 27 Oktober 2025 &mdash; Pemerintah Desa Tanaraing sukses menggelar dua agenda penting, yakni <strong>Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (MUSRENBANGDES) Tahun Anggaran 2026</strong> dan <strong>Musyawarah Desa Khusus Koperasi Desa Merah Putih.</strong> Kegiatan yang berpusat di Balai Rakyat Desa Tanaraing pada hari Senin dihadiri oleh berbagai unsur penting, menegaskan komitmen desa terhadap pembangunan yang inklusif dan terencana.</p>
<p style="text-align: justify;"><br><strong>Kehadiran dan Pembukaan Acara</strong><br>Acara ini dihadiri oleh Perwakilan dari Kecamatan Rindi, P3MD Kabupaten Sumba Timur, Pendamping Lapangan Desa, Ketua dan Anggota BPD, TP-PKK, LPM dan LPMD, Kader TEKAD, Kader Posyandu, Tutor PAUD, Pengurus Koperasi Desa Merah Putih, Direktur Bumdes, dan Perwakilan dari BP3K Kecamatan Rindi. Sambutan awal dibuka dengan arahan dari Bapak<strong> Kepala Desa</strong> terkait urgensi pelaksanaan Musrenbangdes. Selanjutnya, acara secara resmi dibuka oleh Ketua <strong>Badan Permusyawaratan Desa (BPD).</strong> Dalam arahannya, Ketua BPD secara tegas mewajibkan setiap Kepala Dusun untuk menyampaikan usulan dan rencana kerja pembangunan di wilayahnya. Beliau juga berharap kegiatan ini berjalan lancar dan berjanji akan mengupayakan jawaban atas usulan-usulan tahun sebelumnya yang belum terealisasi, asalkan usulan tersebut memang diprioritaskan.<br>&ldquo;Keterbukaan dan partisipasi dari lapisan masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan sangat diharapkan dalam menyampaikan aspirasi pada kegiatan ini,&rdquo; tegas Ketua BPD, menekankan pentingnya peran serta seluruh elemen masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Arah Kebijakan dan Penekanan Transparansi</strong><br>Perwakilan dari <strong>Camat Rindi</strong> menyampaikan bahwa Musrenbangdes merupakan "gawaian" atau tugas fungsional Ketua dan Anggota BPD dalam memimpin rapat perencanaan pembangunan. Selain itu, disampaikan kabar baik bahwa Desa Tanaraing akan dijadikan salah satu lokasi penangkaran benih dari delapan desa di Kecamatan Rindi. Perwakilan Camat juga mengingatkan masyarakat untuk melunasi kewajiban pembayaran pajak yang tertunggak.<br>Sementara itu, Perwakilan dari <strong>Polsek Rindi</strong> memberikan penekanan serius terkait aspek keamanan dan ketertiban. Beliau menegaskan bahwa proses pembangunan harus dilakukan dengan transparansi. Pihak kepolisian juga mengingatkan hadirin untuk menghindari penyalahgunaan yang dapat menimbulkan kericuhan dan secara khusus mengingatkan untuk tidak melakukan bullying atau playing victim.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sektor Pertanian dan Alokasi Anggaran</strong><br>Sektor pertanian menjadi fokus penting dalam kegiatan ini. Perwakilan <strong>BP3K Kecamatan Rindi</strong> melaporkan keberadaan jaringan irigasi bersumber dari APBN sepanjang sekitar 1.400 Meter. Selain itu, empat kelompok tani telah menerima bantuan benih inspirasi dari Partai PKB.<br>Dalam konteks usulan untuk Tahun Anggaran 2026, BP3K mengusulkan:<br>1. &nbsp; &nbsp;Bantuan Benih unggul.<br>2. &nbsp; &nbsp;Program Cetak Sawah Rakyat.<br>3.&nbsp; Usulan kerja sama seluas 180 Hektar yang akan dijalankan oleh Brigade Pangan Raing.<br>Selanjutnya, arahan dari <strong>P3MD Kabupaten Sumba Timur</strong> memberikan gambaran mengenai kondisi alokasi anggaran desa. Disampaikan bahwa alokasi untuk kegiatan fisik (RKPD) akan menjadi sangat kecil karena adanya pemotongan dana yang signifikan untuk beberapa program prioritas nasional dan daerah:<br>&bull; &nbsp; &nbsp;Ketahanan Pangan: 20%<br>&bull; &nbsp; &nbsp;Koperasi Desa Merah Putih: 30%<br>&bull; &nbsp; &nbsp;Rembuk Stunting: 15%</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Tindak Lanjut Usulan</strong><br>Musyawarah gabungan ini menghasilkan berbagai macam usulan, mencakup baik usulan yang belum terjawab dari tahun sebelumnya maupun usulan-usulan baru. Berdasarkan kesepakatan, setiap usulan akan ditindaklanjuti agar dapat diakomodasi dan terjawab dalam rencana pembangunan tahun anggaran berikutnya. Hal ini menunjukkan komitmen perangkat desa dan BPD untuk mewujudkan pembangunan yang berkesinambungan dan sesuai kebutuhan riil masyarakat Desa Tanaraing.</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Musdes Program TEKAD di Desa Tanaraing: Fokus Pembentukan Demplot Ayam Petelur dan Perencanaan Tahunan 2025</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/10/23/musdes-program-tekad-di-desa-tanaraing-fokus-pembentukan-demplot-ayam-petelur-dan-perencanaan-tahunan-2025</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/10/23/musdes-program-tekad-di-desa-tanaraing-fokus-pembentukan-demplot-ayam-petelur-dan-perencanaan-tahunan-2025</guid>
                <pubDate>Thu, 23 Oct 2025 12:20:11 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Berita Desa]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_oGC2R_1761193210_WhatsApp_Image_2025-10-23_at_12.15.39.jpeg" />
                        
Tanaraing, 23 Oktober 2025 - Pemerintah Desa Tanaraing sukses menggelar Musyawarah[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_oGC2R_1761193210_WhatsApp_Image_2025-10-23_at_12.15.39.jpeg" />
                        <div id="model-response-message-contentr_39e370ffc42068d4" class="markdown markdown-main-panel enable-updated-hr-color" dir="ltr">
<p style="text-align: justify;"><strong>Tanaraing, 23 Oktober 2025</strong> - Pemerintah Desa Tanaraing sukses menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Program TEKAD (Teknologi dan Kesejahteraan Desa) dengan dua agenda utama yang krusial bagi pengembangan ekonomi dan pembangunan desa. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Kamis ini, dibuka langsung oleh Kepala Desa Tanaraing.</p>
<p style="text-align: justify;">Musdes dihadiri oleh para Kader TEKAD, Koordinator Kecamatan (Korcam) TEKAD, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta seluruh aparat desa Tanaraing. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan komitmen kolektif dalam menyukseskan program TEKAD dan perencanaan pembangunan desa.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembentukan Demplot Ayam Petelur sebagai Langkah Awal Penguatan Ekonomi</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Agenda pertama dan menjadi fokus utama Musdes adalah <strong>Musyawarah Pembentukan Demplot Ayam Petelur</strong>. Pembentukan demplot ini merupakan inisiatif strategis Program TEKAD untuk menciptakan model usaha ekonomi produktif yang dapat direplikasi oleh masyarakat desa, sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal. Diharapkan, demplot ayam petelur ini dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi kelompok masyarakat dan menstimulasi kegiatan ekonomi di Desa Tanaraing.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Annual Planning dan Pra Musren untuk Anggaran 2025-2026</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Agenda kedua membahas <strong>Annual Planning atau perencanaan desa untuk tahun anggaran 2025</strong>. Sesi ini juga berfungsi sebagai <strong>Pra Musyawarah Rencana Pembangunan (Pra Musren)</strong> yang dilakukan oleh Kader TEKAD dan Pemerintah Desa Tanaraing. Diskusi difokuskan pada tiga hal penting:</p>
<ol style="text-align: justify;" start="1">
<li>
<p>Evaluasi atas usulan tahun 2025 yang telah terealisasi.</p>
</li>
<li>
<p>Identifikasi dan pembahasan usulan tahun 2025 yang belum terealisasi.</p>
</li>
<li>
<p>Perumusan usulan-usulan baru yang akan diajukan pada tahun anggaran 2026 mendatang.</p>
</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Melalui kegiatan Pra Musren ini, diharapkan usulan yang dibawa ke Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) selanjutnya sudah terukur, terperinci, dan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Komitmen Pembiayaan untuk Kegiatan Ekonomi Desa</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu poin menarik yang terungkap dalam Musdes adalah matriks kontribusi pembiayaan kegiatan ekonomi desa Tanaraing. Tercatat bahwa <strong>65,30%</strong> dari pembiayaan kegiatan ekonomi desa bersumber dari alokasi Dana Desa. Angka persentase yang tinggi ini menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Desa Tanaraing dalam mengarahkan sebagian besar anggarannya untuk mendorong sektor ekonomi produktif dan kesejahteraan masyarakat melalui Dana Desa.</p>
<p style="text-align: justify;">Musdes Program TEKAD ini tidak hanya menghasilkan keputusan penting terkait demplot dan perencanaan anggaran, tetapi juga memperkuat sinergi antara Kader TEKAD, Pemerintah Desa, dan BPD dalam mewujudkan pembangunan desa yang partisipatif dan berkelanjutan.</p>
</div>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Sambut Hangat Balutan Kain Sumba Timur dalam Visitasi Akreditasi BAN PAUD/PNFdi KB CERIA</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/10/3/sambut-hangat-balutan-kain-sumba-timur-dalam-visitasi-akreditasi-ban-paudpnfdi-kb-ceria</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/10/3/sambut-hangat-balutan-kain-sumba-timur-dalam-visitasi-akreditasi-ban-paudpnfdi-kb-ceria</guid>
                <pubDate>Fri, 03 Oct 2025 15:00:00 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Pendidikan]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_XVlKr_1759894652_WhatsApp_Image_2025-10-08_at_11.27.52_(1).jpeg" />
                        
Tanaraing&amp;nbsp;- Suasana penuh semangat dan kearifan lokal mewarnai kegiatan Visitasi[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_XVlKr_1759894652_WhatsApp_Image_2025-10-08_at_11.27.52_(1).jpeg" />
                        <div id="model-response-message-contentr_42b3a5f9cd2a8d18" class="markdown markdown-main-panel enable-updated-hr-color" dir="ltr">
<p style="text-align: justify;"><strong>Tanaraing</strong>&nbsp;- Suasana penuh semangat dan kearifan lokal mewarnai kegiatan Visitasi Akreditasi Kelompok Bermain (KB) Ceria yang dilakukan oleh Tim Asesor dari Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal (BAN PAUD/PNF). Kegiatan penting ini berlangsung pada Jumat, 3 Oktober 2025, bertempat di lokasi KB Ceria, wilayah RT 006 RW 003 Dusun II Desa Tanaraing, Kecamatan Rindi.</p>
<h2 style="text-align: justify;">Penghargaan Kearifan Lokal Mengawali Kunjungan</h2>
<p style="text-align: justify;">Kunjungan Tim Asesor, yang dihadiri oleh&nbsp;Ibu Leni Oktavina Laka sebagai Tim Asesor I dan Ibu Sari Dewi Astuti, M.Pd sebagai Tim Asesor II, diawali dengan sambutan yang menghangatkan hati. Para Tutor KB Ceria menyambut kedatangan tim dengan mengalungkan Kain Tenun Ikat Sumba Timur kepada kedua asesor. Pengalungan kain tenun yang kaya makna ini menjadi simbol apresiasi, penghormatan, dan kebanggaan terhadap warisan budaya lokal, sekaligus menunjukkan kesiapan KB Ceria dalam proses akreditasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Peserta yang hadir dalam kegiatan ini meliputi Pengelola dan Tutor KB Ceria, perwakilan orang tua siswa, aparat desa setempat, Ketua Komite, serta anak-anak siswa KB Ceria yang turut hadir dengan balutan motif Sumba.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah sambutan, Pengelola KB Ceria menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Tim Asesor. Kegiatan inti kemudian berlanjut dengan observasi langsung, di mana para tutor menampilkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang dilakukan sebagaimana mestinya, memberikan gambaran nyata tentang proses pembelajaran harian di KB Ceria.</p>
<h2 style="text-align: justify;">Proses Wawancara dan Penekanan pada Tumbuh Kembang Karakter Anak</h2>
<p style="text-align: justify;">Usai observasi KBM, proses akreditasi dilanjutkan dengan sesi wawancara mendalam. Tim Asesor mewawancarai Pengelola dan Tutor KB Ceria, Komite Sekolah, serta perwakilan orang tua siswa, yang diwakili oleh&nbsp;Ibu Yuliana Kudji Lingu. Wawancara ini bertujuan untuk menggali informasi dasar dan pendukung kelayakan lembaga, meliputi:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>
<p>Berapa lama KB/PAUD Ceria didirikan?</p>
</li>
<li>
<p>Siapa Ketua Komite saat ini?</p>
</li>
<li>
<p>Apa saja kegiatan Komite yang telah berjalan?</p>
</li>
<li>
<p>Kegiatan apa saja yang sudah dilakukan oleh KB/PAUD Ceria?</p>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Dalam sesi wawancara, Ibu Sari Dewi Astuti, M.Pd, menyampaikan sebuah penegasan penting terkait pedagogi anak usia dini. Beliau menekankan, &ldquo;Jangan biasakan/ajarkan anak untuk diam secara langsung, akan tetapi ajarkan mereka dengan cara yang sederhana atau pelan-pelan. Karena semakin anak patuh/penurut karena takut, maka pertumbuhan karakter anak usia dini akan berhenti bertumbuh.&rdquo; Pesan ini menjadi sorotan utama, mengingatkan para pendidik akan pentingnya memfasilitasi perkembangan karakter secara alami, bukan karena paksaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Menanggapi hal tersebut, perwakilan orang tua, Ibu Yuliana Kudji Lingu, menyampaikan <em>review</em> dan mempertegas kepada Pengelola dan Tutor KB Ceria untuk dapat memanajemen waktu pembelajaran agar bisa lebih baik lagi kedepannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Di sisi lain, Ibu Leni Oktavina Laka turut memberikan pesan motivasi dan penguatan kepemimpinan, dengan menyatakan bahwa "Seorang Pemimpin Harus lebih Tinggi wawasannya dari staf, karena pemimpin mempunyai tanggung jawab yang besar."</p>
<h2 style="text-align: justify;">Berkat Pencerahan dan Penutup Kegiatan</h2>
<p style="text-align: justify;">Di akhir proses wawancara, Tim Asesor II, Ibu Sari Dewi Astuti, M.Pd, menyampaikan bahwa KB Ceria merupakan&nbsp;satu-satunya KB/PAUD dari lima lembaga yang dikunjungi yang mendapatkan pencerahan dan materi dasar dari tim asesor, dan hal tersebut merupakan berkat bagi KB Ceria. Ungkapan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi luar biasa bagi seluruh jajaran di KB Ceria.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan Visitasi Akreditasi KB Ceria Tahun 2025 ditutup dengan penyerahan Berita Acara dan sesi foto bersama antara Tim Asesor BAN PAUD/PNF, Pengelola, Tutor, Komite, orang tua, dan siswa KB Ceria. Momen ini menandai berakhirnya proses penilaian dan harapan besar bagi peningkatan mutu pendidikan anak usia dini di Desa Tanaraing.</p>
</div>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Rembuk Stunting dan Musyawarah RDS Desa Tanaraing, Upaya Bersama Wujudkan Generasi Sehat</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/9/16/rembuk-stunting-dan-musyawarah-rds-desa-tanaraing-upaya-bersama-wujudkan-generasi-sehat</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/9/16/rembuk-stunting-dan-musyawarah-rds-desa-tanaraing-upaya-bersama-wujudkan-generasi-sehat</guid>
                <pubDate>Tue, 16 Sep 2025 12:05:45 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Berita Desa]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_rCqPI_1758860043_WhatsApp_Image_2025-09-18_at_10.38.31_(1).jpeg" />
                        Tanaraing, 16 September 2025 &amp;mdash; Desa Tanaraing menjadi tuan rumah bagi kegiatan penting yang menggabungkan Musyawarah Rumah Desa Sehat (RDS) Triwulan III dan Rembuk Stunting Tahun Anggaran 2025. Bertempat di Kantor Desa Tanaraing, acara[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_rCqPI_1758860043_WhatsApp_Image_2025-09-18_at_10.38.31_(1).jpeg" />
                        <p><strong>Tanaraing</strong>, 16 September 2025 &mdash; Desa Tanaraing menjadi tuan rumah bagi kegiatan penting yang menggabungkan Musyawarah Rumah Desa Sehat (RDS) Triwulan III dan Rembuk Stunting Tahun Anggaran 2025. Bertempat di Kantor Desa Tanaraing, acara ini dihadiri oleh berbagai pihak antara lain Camat Rindi, Kepala BP3K, Koordinator P3MD Kab. Sumba Timur, Pemerintah Desa Tanarang, Ketua BPD, Nakes Desa, KPM, serta tokoh masyarakat dan kader posyandu.</p>
<p><strong>Tujuan Utama: Kesehatan dan Kesejahteraan Anak Cucu</strong></p>
<p>Dalam sambutannya, Ketua BPD Bapak Arsad Adam menekankan tujuan utama dari kegiatan ini, yaitu menciptakan masyarakat yang sehat agar anak cucu juga dapat tumbuh sehat. Senada dengan itu, Camat Rindi, Bapak Ndawalu Pekuwali, S.E., mengingatkan para peserta bahwa ini adalah kali ketiga musyawarah RDS diselenggarakan. Ia menekankan pentingnya mengoreksi setiap kekeliruan sejak dini agar tidak ada kesalahan di masa depan.</p>
<p>Camat Rindi juga menyampaikan arahan dari Gubernur terkait penggunaan BPJS Kesehatan. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak menunggu sakit baru menggunakan BPJS, melainkan memanfaatkan layanan tersebut untuk pemeriksaan rutin seperti cek kolesterol, bahkan saat dalam kondisi sehat. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap pembayaran pajak.</p>
<p><strong>Stunting: Bukan Hanya Kurang Makan, tapi Pola Asuh</strong></p>
<p>Isu stunting menjadi fokus utama yang dibahas oleh Kepala BP3K, Bapak Yesai A. Natun, A.Md. Ia menegaskan bahwa masalah stunting tidak hanya disebabkan oleh kekurangan gizi, tetapi lebih karena kurangnya perhatian dan pola asuh yang kurang tepat dari orang tua. Untuk mengatasi masalah ini, BP3K mengalokasikan dana sebesar Rp10.000.000 kepada kelompok dasawisma untuk 27 anak yang terdata mengalami stunting. Selain itu, ia juga membahas pengalihan lokasi proyek irigasi yang telah ditanami.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Tanaraing, Bapak Arifin, secara resmi membuka acara dan menyampaikan laporan dari Kader Pembangunan Manusia (KPM) bahwa masih ada 27 bayi stunting di desa. Ia mengajak semua pihak untuk bekerja sama dan memberikan masukan demi mengatasi permasalahan ini. Senada dengan Kepala BP3K, Kepala Desa Arifin juga menekankan bahwa stunting tidak hanya disebabkan oleh kurang makan, tetapi juga faktor genetik dan cara merawat anak yang belum optimal.</p>
<p><strong>Masalah Kemiskinan dan Data Aplikasi</strong></p>
<p>Pendamping Lapangan Desa (PLD), Bapak Deni M. Borang, S.Par., menyampaikan data yang diperoleh dari Kabid yang menunjukkan bahwa dari 45 desa, masih banyak masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan. Sementara itu, KPM Ibu Danga Nani melaporkan hasil "Skor Kartu Konvergensi Layanan Stunting" dan kendala yang dihadapi dalam penggunaan aplikasi.</p>
<p>Setelah laporan dan arahan dari para pembicara, kegiatan dilanjutkan dengan sesi masukan dan sanggahan, yang kemudian diikuti dengan diskusi mendalam terkait isu stunting. Musyawarah dan rembuk ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkret untuk menekan angka stunting dan meningkatkan kesehatan masyarakat Desa Tanaraing.</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Kelas Ibu Hamil di Desa Tanaraing : Wujud Peduli Kesehatan Ibu dan Bayi</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/8/20/kelas-ibu-hamil-di-desa-tanaraing-wujud-peduli-kesehatan-ibu-dan-bayi</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/8/20/kelas-ibu-hamil-di-desa-tanaraing-wujud-peduli-kesehatan-ibu-dan-bayi</guid>
                <pubDate>Wed, 20 Aug 2025 20:18:20 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Artikel Kesehatan]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_P8XlY_1755692574_20250820_112651.jpg" />
                        tanaraing.desa.id &amp;ndash; Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan kesiapan ibu hamil menjelang persalinan, UPKM/CD Bethesda YAKKUM Wilayah Sumba Timur, Puskesmas Tanaraing bersama Bidan Desa menggelar Kelas Ibu Hamil di Desa Tanaraing. Rabu (20/08/2025)&amp;nbsp;Kegiatan[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_P8XlY_1755692574_20250820_112651.jpg" />
                        <p><strong>tanaraing.desa.id</strong> &ndash; Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan kesiapan ibu hamil menjelang persalinan, UPKM/CD Bethesda YAKKUM Wilayah Sumba Timur, Puskesmas Tanaraing bersama Bidan Desa menggelar Kelas Ibu Hamil di Desa Tanaraing. Rabu (20/08/2025)<br>&nbsp;<br>Kegiatan ini diisi oleh dua pemateri, yaitu Ibu Sofi S. Toyo selaku Bidan Puskesmas Tanaraing dan Ibu Florensia Marlin Padji sebagai Bidan Desa Tanaraing.</p>
<p>Kegiatan ini dihadiri oleh 4 orang ibu hamil yang dengan antusias mengikuti seluruh rangkaian materi. Adapun topik yang diberikan meliputi:<br>1. Tanda-tanda bahaya saat kehamilan<br>2. Tanda-tanda bahaya saat persalinan<br>3. Persiapan menjelang dan saat masa persalinan<br>4. Kebutuhan bayi dan ibu menjelang persalinan<br>5. Infeksi Menular Seksual (IMS)<br>6. Sharing dan diskusi tentang keluhan ibu hamil serta kasus-kasus yang harus dihindari<br>7. Praktik senam ibu hamil</p>
<p>Selain penyampaian materi, sesi diskusi berjalan hangat dengan berbagai pertanyaan dan pengalaman yang dibagikan langsung oleh para ibu hamil. Kegiatan ini juga ditutup dengan senam ibu hamil yang dipandu oleh bidan, guna melatih kebugaran serta kesiapan tubuh menghadapi persalinan.</p>
<p>Bidan Puskesmas Tanaraing, Ibu Sofi S. Toyo, menekankan pentingnya pengetahuan tentang tanda bahaya pada kehamilan dan persalinan agar ibu hamil lebih siap dan sigap mengambil tindakan jika terjadi kondisi darurat. Sementara itu, Bidan Desa Tanaraing, Ibu Florensia Marlin Padji, menambahkan bahwa kelas ini juga bertujuan memperkuat dukungan emosional dan membangun kebiasaan sehat menjelang persalinan.</p>
<p>Dengan adanya kelas ibu hamil ini, diharapkan para peserta dapat lebih percaya diri dalam menghadapi masa kehamilan hingga persalinan, serta mampu memberikan perawatan terbaik untuk diri sendiri dan bayi yang akan lahir.</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Peringatan Kemerdekaan ke-80 di Kecamatan Rindi: Merajut Nasionalisme dengan Kearifan Lokal</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/8/17/peringatan-kemerdekaan-ke-80-di-kecamatan-rindi-merajut-nasionalisme-dengan-kearifan-lokal</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/8/17/peringatan-kemerdekaan-ke-80-di-kecamatan-rindi-merajut-nasionalisme-dengan-kearifan-lokal</guid>
                <pubDate>Sun, 17 Aug 2025 14:19:35 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Berita Desa]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_XlY2C_1755472905_WhatsApp_Image_2025-08-18_at_06.54.11_(1).jpeg" />
                        &amp;nbsp;
Tanaraing, 17 Agustus 2025 - Lapangan Kecamatan Rindi hari ini menjadi saksi bisu perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung meriah[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_XlY2C_1755472905_WhatsApp_Image_2025-08-18_at_06.54.11_(1).jpeg" />
                        <p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Tanaraing</strong>, 17 Agustus 2025 - Lapangan Kecamatan Rindi hari ini menjadi saksi bisu perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung meriah dan penuh makna dengan Tema Nasional Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju. Peringatan kemerdekaan kali ini terasa istimewa, karena selain mengenang kembali detik-detik Proklamasi 17 Agustus 1945, acara juga disemarakkan dengan balutan kain adat yang menjadi kode berpakaian bagi seluruh peserta. Kain adat yang dikenakan oleh para peserta menambahkan nuansa otentik dan keindahan. Hal ini tidak hanya menunjukkan rasa bangga terhadap warisan budaya, tetapi juga mempertegas makna persatuan dalam keberagaman. Perayaan ini bukan hanya tentang mengenang perjuangan, tetapi juga tentang komitmen untuk terus bekerja sama demi masa depan yang lebih baik.</p>
<p style="text-align: justify;">Upacara pengibaran bendera Merah Putih dimulai tepat pukul 09.00 WITA. Seluruh hadirin, yang terdiri dari perwakilan siswa dari setiap sekolah di Kecamatan Rindi, perangkat desa, tokoh masyarakat, Danramil, Kapolsek Rindi, serta instansi-instansi terkait, berbaris rapi mengikuti jalannya upacara. Kombinasi seragam formal dan pakaian adat menciptakan pemandangan yang harmonis, melambangkan persatuan dalam keberagaman.</p>
<p style="text-align: justify;">Camat Rindi, Bapak Ndawalu Pekuwali, S.E., bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam pidatonya, beliau menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam perayaan ini. "Peringatan kemerdekaan ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga momentum untuk merenungkan kembali perjuangan para pahlawan kita. Dengan semangat gotong royong, mari kita bersama-sama membangun Kecamatan Rindi ke arah yang lebih maju," ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tak hanya itu, Bapak Camat juga menyoroti beberapa poin penting terkait pembangunan di wilayahnya, khususnya di sektor Pendidikan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk mencapai kemandirian dan kesejahteraan.</p>
<p style="text-align: justify;">Perayaan kemerdekaan ke-80 di Kecamatan Rindi menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang kita nikmati saat ini adalah hasil dari perjuangan para pahlawan. Dengan semangat "<strong>Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju</strong>," masyarakat Kecamatan Rindi siap melangkah bersama, bahu-membahu, untuk mewujudkan cita-cita luhur bangsa Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">Upacara ditutup dengan Persembahan Luluk dan atraksi drumband yang memukau. Alunan musik dan gerakan yang kompak berhasil menghidupkan suasana, menambah semarak perayaan kemerdekaan. Semangat nasionalisme dan kearifan lokal berpadu harmonis, menjadikan peringatan HUT ke-80 RI di Kecamatan Rindi sebagai momen yang tak terlupakan.</p>
<p>&nbsp;</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>PKK Kecamatan Kunjungi Desa: Tingkatkan Pembukuan dan Program Kerja</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/7/31/pkk-kecamatan-kunjungi-desa-tingkatkan-pembukuan-dan-program-kerja</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/7/31/pkk-kecamatan-kunjungi-desa-tingkatkan-pembukuan-dan-program-kerja</guid>
                <pubDate>Thu, 31 Jul 2025 21:35:18 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Berita Desa]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_1754487338_WhatsApp_Image_2025-08-06_at_18.26.53.jpeg" />
                        Tim Penggerak PKK Kecamatan Rindi melakukan kunjungan kerja ke Desa Tanaraing untuk bertemu langsung dengan para ibu PKK Desa Tanaraing. Pertemuan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi, sekaligus melakukan survei terkait pembukuan[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_1754487338_WhatsApp_Image_2025-08-06_at_18.26.53.jpeg" />
                        <p style="text-align: justify;">Tim Penggerak PKK Kecamatan Rindi melakukan kunjungan kerja ke Desa Tanaraing untuk bertemu langsung dengan para ibu PKK Desa Tanaraing. Pertemuan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi, sekaligus melakukan survei terkait pembukuan dan kegiatan yang telah dijalankan oleh ibu-ibu PKK di tingkat Desa (Kamis, 31 Juli 2025).</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam pertemuan tersebut, tim PKK Kecamatan Rindi memberikan arahan dan bimbingan mengenai tata cara pembukuan yang baik dan benar. Pembukuan ini sangat penting untuk mencatat setiap kegiatan dan penggunaan dana secara transparan dan akuntabel. Para ibu PKK Desa Tanaraing tampak antusias dan aktif berdiskusi, terutama saat membahas format laporan dan administrasi yang efektif.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, tim PKK Kecamatan Rindi juga meninjau berbagai program kerja yang telah berjalan di desa, seperti:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>
<p><strong>Kegiatan Posyandu dan Kesehatan:</strong> Tim PKK Kecamatan mengapresiasi peran aktif ibu-ibu dalam menjaga kesehatan balita dan ibu hamil melalui Posyandu.</p>
</li>
<li>
<p><strong>Pemberdayaan Ekonomi Keluarga:</strong> Mereka juga menyoroti kegiatan yang mendukung peningkatan pendapatan keluarga, seperti pelatihan membuat kerajinan tangan atau kelompok usaha rumahan.</p>
</li>
<li>
<p><strong>Ketahanan Pangan:</strong> Program menanam sayuran di pekarangan rumah juga menjadi salah satu fokus survei, yang dinilai sangat membantu ketahanan pangan keluarga.</p>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan koordinasi antara PKK Desa dan Kecamatan semakin erat. Pembukuan yang tertata rapi dan program kerja yang terstruktur akan membantu PKK desa dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ibu-ibu PKK Desa Tanaraing pun semakin termotivasi untuk terus berkarya dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Desa Tanaraing.</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Memperkuat Ketahanan Pangan Melalui Kebun Sayur Organik: Pelatihan Pupuk dan Pestisida Organik di Desa Tanaraing</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/7/29/memperkuat-ketahanan-pangan-melalui-kebun-sayur-organik-pelatihan-pupuk-dan-pestisida-organik-di-desa-tanaraing</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/7/29/memperkuat-ketahanan-pangan-melalui-kebun-sayur-organik-pelatihan-pupuk-dan-pestisida-organik-di-desa-tanaraing</guid>
                <pubDate>Tue, 29 Jul 2025 18:45:58 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Kelompok Dasawisma]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_1753785951_WhatsApp_Image_2025-07-29_at_18.41.17_(1).jpeg" />
                        Desa Tanaraing&amp;nbsp;&amp;ndash; Dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesehatan masyarakat, sebuah kegiatan pelatihan pembuatan pupuk dan pestisida organik telah sukses diselenggarakan dirumah Ketua[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_1753785951_WhatsApp_Image_2025-07-29_at_18.41.17_(1).jpeg" />
                        <p style="text-align: justify;">Desa Tanaraing&nbsp;&ndash; Dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesehatan masyarakat, sebuah kegiatan pelatihan pembuatan pupuk dan pestisida organik telah sukses diselenggarakan dirumah Ketua Kelompok Dasawisma/Kelompok Tani Eklesia. Acara ini merupakan tindak lanjut dari kolaborasi apik antara CD Bethesda dan BP3K Kecamatan Rindi, dengan fasilitasi penuh dari Kelompok Dasawisma/Kelompok Tani Eklesia (Selasa, 29/07/2025).</p>
<div id="model-response-message-contentr_dcd3ea9267c8438c" class="markdown markdown-main-panel enable-updated-hr-color" dir="ltr" style="text-align: justify;">
<p>Kegiatan ini bertujuan mulia untuk membekali peserta dengan pemahaman dan keterampilan praktis dalam pembuatan berbagai jenis pupuk organik, seperti pupuk organik padat, pupuk organik cair, pestisida nabati, serta proses pembuatan Mikroorganisme Lokal (MOL). Dengan demikian, diharapkan masyarakat Desa Tanaraing dapat secara mandiri beralih dari penggunaan pupuk non-organik ke metode pertanian organik untuk budidaya tanaman hortikultura mereka.</p>
<p>Pelatihan ini dihadiri oleh berbagai elemen penting desa, termasuk anggota Kelompok Dasawisma, Kelompok Tani Eklesia, perwakilan Pemerintah Desa Tanaraing, tim dari CD Bethesda, Kepala BP3K Kecamatan Rindi Bapak Yesai A. Natun, serta para PPL. Suasana pelatihan semakin semarak dengan kehadiran mahasiswa KKN Reguler Unkriswina Sumba yang turut berpartisipasi aktif.</p>
<p>Dalam sambutannya, Ibu Area Manager CD Bethesda memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya penggunaan pupuk organik untuk tanaman. Beliau menekankan bahwa konsumsi tanaman organik memiliki dampak signifikan dalam menurunkan angka stunting dan kasus ibu hamil KEK (Kurang Energi Kronis) di Desa Tanaraing. Harapan besar beliau adalah agar kegiatan ini tidak hanya berhenti di kelompok ini, melainkan dapat menjadi contoh inspiratif bagi penggunaan pupuk organik di seluruh Kecamatan Rindi.</p>
<p>Senada dengan Ibu Area Manager CD Bethesda, Bapak Yesai A. Natun, Kepala BP3K Kecamatan Rindi, turut memberikan edukasi dan motivasi kepada para peserta dan kelompok tani. Beliau mendorong mereka untuk segera mempraktikkan pembuatan pupuk organik dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang melimpah di sekitar mereka. Dengan demikian, ketahanan pangan di Desa Tanaraing tidak hanya bergantung pada padi, tetapi juga dapat diperkaya dengan tanaman hortikultura organik yang berkualitas.</p>
<p>Dari pihak Pemerintah Desa, Bapak Oktavianus B. Njunja, SE, Sekretaris Desa Tanaraing, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada CD Bethesda atas peran pentingnya dalam menghadirkan kegiatan ini. Beliau juga mengapresiasi edukasi yang diberikan, yang memungkinkan masyarakat untuk mengkonsumsi sayur-sayuran organik yang lebih murah karena ditanam dengan pupuk organik buatan sendiri.</p>
<p>Kegiatan inti pelatihan meliputi demonstrasi langsung proses pembuatan pupuk organik padat, pupuk organik cair, pestisida nabati, dan Mikroorganisme Lokal (MOL). Para peserta dengan antusias mengikuti setiap langkah yang ditunjukkan, menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Setelah sesi pelatihan, acara ditutup dengan sesi foto bersama dan pemantauan lahan/kebun yang akan dijadikan tempat untuk menanam tanaman hortikultura guna mendukung ketahanan pangan di Desa Tanaraing.</p>
<p>Diharapkan, pelatihan ini akan menjadi tonggak penting dalam mendorong praktik pertanian berkelanjutan dan organik di Desa Tanaraing, sekaligus menjadi model bagi desa-desa lain di Kecamatan Rindi untuk mewujudkan kemandirian pangan dan kesehatan masyarakat yang lebih baik.</p>
</div>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Musyawarah Pembentukan Tim Brigade Pangan: Langkah Awal Ketahanan Pangan di Desa Tanaraing</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/7/23/musyawarah-pembentukan-tim-brigade-pangan-langkah-awal-ketahanan-pangan-di-desa-tanaraing</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/7/23/musyawarah-pembentukan-tim-brigade-pangan-langkah-awal-ketahanan-pangan-di-desa-tanaraing</guid>
                <pubDate>Wed, 23 Jul 2025 22:59:06 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Pertanian]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_1753282743_IMG-20250723-WA0012.jpg" />
                        Tanaraing, 23 Juli 2025 &amp;ndash; Bertempat di Kantor Desa Tanaraing, musyawarah penting diselenggarakan untuk membentuk Tim Brigade Pangan Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam merespon[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_1753282743_IMG-20250723-WA0012.jpg" />
                        <p style="text-align: justify;"><strong>Tanaraing</strong>, 23 Juli 2025 &ndash; Bertempat di Kantor Desa Tanaraing, musyawarah penting diselenggarakan untuk membentuk Tim Brigade Pangan Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam merespon program nasional Kementerian Pertanian untuk memperkuat ketahanan pangan di Kecamatan Rindi, khususnya Desa Tanaraing. Inisiatif ini difasilitasi penuh oleh Pemerintah Desa Tanaraing dan BP3K Kecamatan Rindi, menandai komitmen bersama terhadap sektor pertanian dan kesejahteraan petani.</p>
<p style="text-align: justify;">Pembentukan Tim Brigade Pangan ini membuka peluang besar bagi pertanian di Desa Tanaraing. Dengan adanya tim ini, diharapkan para petani dapat lebih sejahtera dan perekonomian desa mengalami peningkatan. Acara yang dipandu oleh Bapak Cornelis Litijawa ini berlangsung sesuai agenda yang telah disiapkan, dengan berbagai arahan penting dari pihak terkait.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Arahan dan Harapan dari Berbagai Pihak</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Acara diawali dengan arahan dari Pemerintah Desa yang diwakili oleh Sekretaris Desa, Bapak Oktavianus B. Njunja, SE. Beliau menyampaikan harapan besar Pemdes Tanaraing agar kegiatan ini menjadi peluang emas untuk kesejahteraan desa, khususnya di bidang usaha pertanian. Bapak Oktavianus juga menekankan pentingnya musyawarah dan kesepakatan bersama dalam proses pembentukan tim, bukan sekadar penunjukan.</p>
<p style="text-align: justify;">Selanjutnya, Danramil 1601/02 Rindi Umalulu yang diwakili oleh Babinsa Fajarudin menyampaikan bahwa tujuan utama Brigade Pangan adalah untuk memastikan masyarakat tidak kekurangan pangan. Babinsa menyatakan kesiapan untuk memonitor setiap kegiatan yang dijalankan dalam rangka persiapan ketahanan pangan. Ia juga mengingatkan pentingnya saling menjaga dan mengandangkan hewan ternak di malam hari agar tidak merusak lahan pertanian. "Mari kita saling bahu membahu mempersiapkan Ketahanan Pangan di Kecamatan Rindi," tegasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kepala BP3K Kecamatan Rindi, Bapak Yesai A. Natun, memberikan pemaparan komprehensif mengenai Brigade Pangan, termasuk manfaat dan cara kerja tim. Beliau menegaskan harapan agar PPL dapat mengundang seluruh kelompok tani di Desa Tanaraing untuk hadir, melihat, dan menyaksikan langsung kegiatan pembentukan tim ini. "Harapan kita, tim/pengurus dapat bekerja dengan ikhlas dan bekerja keras. Desa Tanaraing merupakan kunci utama ketahanan pangan di Kecamatan Rindi. Mari kita tangkap peluang yang ada dan kita belajar bersama," ujarnya.&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Beliau juga menjelaskan mengenai sistem bagi hasil Brigade Pangan, yaitu 70% untuk Brigade Pangan dan 30% untuk pemilik lahan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, Bapak Martinus Tagi selaku PPL Desa Haikatapu menambahkan bahwa Brigade Pangan sejatinya bukan hanya milik pertanian, melainkan milik masyarakat luas dan hanya difasilitasi oleh pihak pertanian. Beliau menjelaskan bahwa pembentukan tim seharusnya didahului dengan sosialisasi menyeluruh. Namun, karena keterbatasan waktu, proses sosialisasi dan pembentukan tim dijalankan secara bersamaan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembentukan Tim dan Penamaan Brigade Pangan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Setelah serangkaian arahan, kegiatan dilanjutkan dengan proses pembentukan Tim atau pengurus Brigade Pangan. Proses ini dilakukan melalui pengundian nama calon anggota tim, termasuk manajer, sekretaris, dan kepala divisi keuangan.</p>
<p style="text-align: justify;">Melalui musyawarah dan kesepakatan bersama, terpilihlah 15 orang pengurus yang akan menjadi tulang punggung Brigade Pangan. Atas dasar kesepakatan tersebut, Brigade Pangan ini secara resmi dinamakan <strong>BRIGADE PANGAN RAING Desa Tanaraing.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama, menandai dimulainya babak baru dalam upaya peningkatan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di Desa Tanaraing.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan terbentuknya BRIGADE PANGAN RAING, diharapkan Desa Tanaraing dapat menjadi contoh sukses dalam mewujudkan kemandirian pangan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui sektor pertanian di Kecamatan Rindi.</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>80.000 Koperasi Desa Merah Putih Resmi Diluncurkan, Presiden Prabowo: Fondasi Ekonomi Rakyat</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/7/21/80000-koperasi-desa-merah-putih-resmi-diluncurkan-presiden-prabowo-fondasi-ekonomi-rakyat</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/7/21/80000-koperasi-desa-merah-putih-resmi-diluncurkan-presiden-prabowo-fondasi-ekonomi-rakyat</guid>
                <pubDate>Mon, 21 Jul 2025 15:00:12 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Berita Desa]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_1753081210_IMG-20250721-WA0020.jpg" />
                        Tanaraing, 21 Juli 2025 &amp;ndash; Sebanyak 80.000 Koperasi Desa Merah Putih di seluruh Indonesia resmi diluncurkan secara daring oleh Presiden RI Bapak Prabowo Subianto pada hari Senin ini. Peluncuran akbar yang disaksikan secara langsung[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_1753081210_IMG-20250721-WA0020.jpg" />
                        <p style="text-align: justify;">Tanaraing, 21 Juli 2025 &ndash; Sebanyak 80.000 Koperasi Desa Merah Putih di seluruh Indonesia resmi diluncurkan secara daring oleh Presiden RI Bapak Prabowo Subianto pada hari Senin ini. Peluncuran akbar yang disaksikan secara langsung oleh ribuan peserta dari berbagai pelosok Negeri ini menandai babak baru penguatan ekonomi kerakyatan di pedesaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari Kantor Desa Tanaraing, antusiasme terlihat jelas di wajah para pengurus Koperasi Desa Merah Putih Tanaraing dan jajaran pemerintah desa Tanaraing. Mereka mengikuti setiap momen peluncuran dengan seksama melalui layar yang terpampang di aula. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen penuh untuk menyukseskan program strategis ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam sambutannya, Bapak Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peluncuran 80.000 Koperasi Desa Merah Putih adalah langkah nyata pemerintah dalam mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat desa. "Koperasi ini adalah fondasi ekonomi rakyat, lokomotif penggerak kesejahteraan di tingkat paling bawah. Dengan koperasi, kita bangun kekuatan ekonomi dari desa untuk Indonesia," ujar Bapak Presiden.</p>
<p style="text-align: justify;">Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara pengurus koperasi, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat untuk memastikan koperasi berjalan efektif dan memberikan manfaat maksimal. "Saya yakin, dengan semangat gotong royong dan manajemen yang profesional, Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi tulang punggung perekonomian nasional," tambah Presiden.</p>
<p style="text-align: justify;">Pengurus Koperasi Desa Merah Putih Tanaraing dan Pemerintah Desa Tanaraing menyambut baik peluncuran ini dan siap bekerja keras untuk mengembangkan Koperasi Desa Merah Putih Tanaraing serta siap bersinergi untuk memastikan koperasi ini berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi seluruh warga.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan peluncuran 80.000 Koperasi Desa Merah Putih ini, harapan akan bangkitnya ekonomi pedesaan semakin menguat. Program ini diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan pada akhirnya, mewujudkan kesejahteraan merata di seluruh pelosok Indonesia.</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Pelatihan Kesehatan Tradisional di Tanaraing: Meracik Jamu Kekinian dan Teknik Pijat Berbasis Siklus Hidup</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/7/17/pelatihan-kesehatan-tradisional-di-tanaraing-meracik-jamu-kekinian-dan-teknik-pijat-berbasis-siklus-hidup</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/7/17/pelatihan-kesehatan-tradisional-di-tanaraing-meracik-jamu-kekinian-dan-teknik-pijat-berbasis-siklus-hidup</guid>
                <pubDate>Thu, 17 Jul 2025 13:54:15 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Kelompok Dasawisma]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_1752819601_PXL_20250717_160906840.jpg" />
                        Tanaraing, Sumba Timur &amp;ndash; Pada Kamis, 17 Juli 2025, suasana di Gereja Bethel Indonesia Tanaraing begitu hidup dengan digelarnya Pelatihan Kesehatan Tradisional dengan Pendekatan Siklus Hidup Manusia. Acara yang[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_1752819601_PXL_20250717_160906840.jpg" />
                        <p style="text-align: justify;"><strong>Tanaraing, Sumba Timur</strong> &ndash; Pada Kamis, 17 Juli 2025, suasana di Gereja Bethel Indonesia Tanaraing begitu hidup dengan digelarnya Pelatihan Kesehatan Tradisional dengan Pendekatan Siklus Hidup Manusia. Acara yang diinisiasi oleh&nbsp; CD Bethesda dan Kelompok Dasawisma Karang Berhias ini bertujuan untuk membekali Dasawisma peserta dengan pengetahuan dan keterampilan praktis seputar kesehatan tradisional.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan pelatihan berjalan lancar dan menghasilkan beragam produk kesehatan yang menarik. Para peserta dengan antusias belajar meracik berbagai jenis minuman jamu herbal yang segar dan menyehatkan. Tak hanya itu, mereka juga diajarkan cara membuat minyak pijat urut dari bahan-bahan herbal alami yang berkhasiat.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah sesi pembuatan jamu dan minyak pijat, pelatihan dilanjutkan dengan materi yang tak kalah penting: teknik pijat urut tradisional. Para peserta mendapatkan penjelasan mendalam dan praktik langsung tentang cara melakukan pijat urut sesuai dengan titik-titik sensitif pada tubuh, mulai dari ujung kaki hingga ujung kepala. Sesi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman komprehensif mengenai manfaat dan cara tepat dalam melakukan pijat untuk kesehatan.</p>
<p style="text-align: justify;">Melalui kegiatan ini, CD Bethesda mendorong Dasawisma Karang Berhias dan masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat dengan memanfaatkan kearifan lokal. Slogan <strong>"Hidup sehat dengan jamu kekinian dan pijat tradisional"</strong> menjadi semangat yang digaungkan dalam pelatihan ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Acara diakhiri dengan suasana kebersamaan, di mana seluruh peserta berkesempatan menikmati hasil racikan jamu herbal buatan mereka sendiri. Kebahagiaan terpancar dari wajah para peserta saat sesi foto bersama, menandai suksesnya pelatihan yang inspiratif ini. Diharapkan ilmu yang didapat dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan disebarluaskan kepada masyarakat luas.</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Rapat Rutin Rumah Desa Sehat (RDS) Triwulan II 2025 di Desa Tanaraing: Peran Kader, Penanganan Stunting, dan Pembangunan Infrastruktur</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/7/16/rapat-rutin-rumah-desa-sehat-rds-triwulan-ii-2025-di-desa-tanaraing-peran-kader-penanganan-stunting-dan-pembangunan-infrastruktur</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/7/16/rapat-rutin-rumah-desa-sehat-rds-triwulan-ii-2025-di-desa-tanaraing-peran-kader-penanganan-stunting-dan-pembangunan-infrastruktur</guid>
                <pubDate>Wed, 16 Jul 2025 13:13:34 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Berita Desa]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_1752816161_WhatsApp_Image_2025-07-18_at_09.48.07.jpeg" />
                        Tanaraing, Sumba Timur &amp;ndash; Rumah Desa Sehat (RDS) Desa Tanaraing, Kecamatan Rindi, Kabupaten Sumba Timur, sukses menyelenggarakan rapat rutin triwulan II Tahun Anggaran 2025. Pertemuan ini berlangsung di kantor[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_1752816161_WhatsApp_Image_2025-07-18_at_09.48.07.jpeg" />
                        <p style="text-align: justify;"><strong>Tanaraing, Sumba Timur</strong> &ndash; Rumah Desa Sehat (RDS) Desa Tanaraing, Kecamatan Rindi, Kabupaten Sumba Timur, sukses menyelenggarakan rapat rutin triwulan II Tahun Anggaran 2025. Pertemuan ini berlangsung di kantor desa pada Rabu, 16 Juli 2025, pukul 09:00 WITA, dihadiri oleh Kepala Desa, Pendamping Desa, Aparat Desa, Ketua KPM, Bidan Desa, serta para Kader dan perwakilan RT/RW.</p>
<h3 style="text-align: justify;">Arahan Kepala Desa Tanaraing: Penekanan pada Tugas dan Partisipasi</h3>
<p style="text-align: justify;">Dalam arahannya, Bapak Kepala Desa Tanaraing menekankan pentingnya pemahaman kader terhadap tugas dan fungsinya. Beliau menegaskan bahwa kader harus lebih proaktif dalam menjalankan perannya. "Jika ada kader yang tidak hadir saat pelaksanaan Posyandu, ketua kader harus memberikan arahan agar anggota lain dapat memperhatikan jadwal Posyandu yang sedang berjalan," ujarnya. Ini bertujuan untuk memastikan pelayanan kesehatan di Posyandu berjalan optimal tanpa hambatan.</p>
<p style="text-align: justify;">Mengenai penanganan gizi kurang dan stunting, kepala desa menjelaskan bahwa desa tidak memiliki dana khusus untuk mendanai kasus gizi kurang yang masih berjumlah 13 orang dan stunting. "Ini adalah kewenangan dari dinas kesehatan," tegasnya, menyoroti batasan anggaran desa dalam hal ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, kepala desa juga meminta RT/RW untuk lebih aktif mengikuti setiap kegiatan di desa dan menyampaikan informasi penting kepada masyarakat. Beliau secara khusus meminta RT untuk memberitahukan kepada warga yang memiliki pagar di pinggir jalan di area persawahan agar membongkarnya. Pembongkaran ini diperlukan karena desa berencana membangun pagar baru dari besi di sepanjang jalan tersebut.</p>
<h3 style="text-align: justify;">Laporan Konvergensi Stunting dari Ketua KPM</h3>
<p style="text-align: justify;">Ibu Ketua KPM menyampaikan laporan konvergensi stunting (cakupan layanan) yang mencakup beberapa kelompok sasaran:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>
<p>Remaja putri: 62 sasaran</p>
</li>
<li>
<p>Ibu hamil: 19 sasaran</p>
</li>
<li>
<p>Ibu hamil KEK (Kurang Energi Kronis): 2 sasaran</p>
</li>
<li>
<p>Bayi 0-59 bulan normal: 76 sasaran</p>
</li>
<li>
<p>Bayi 0-59 bulan gizi kurang: 13 sasaran</p>
</li>
<li>
<p>Bayi 0-59 bulan stunting: 40 sasaran</p>
</li>
<li>
<p>Keluarga berisiko stunting: 51 sasaran</p>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Data ini menunjukkan upaya berkesinambungan dalam memantau dan menangani masalah gizi di Desa Tanaraing.</p>
<p style="text-align: justify;">Bidan Desa juga turut memberikan masukan terkait kebutuhan alat dan bahan dalam pelayanannya kepada masyarakat Desa Tanaraing. Masukan ini penting untuk memastikan bidan desa dapat memberikan pelayanan kesehatan yang optimal dan memadai bagi warga.</p>
<h3 style="text-align: justify;">Rencana Pra-Pelaksanaan Fisik</h3>
<p style="text-align: justify;">Dalam rapat ini juga dibahas rencana pra-pelaksanaan fisik yang akan segera dilakukan, yaitu:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>
<p>Pembuatan Gapura: Pembangunan gapura diharapkan dapat mempercantik wajah desa dan menjadi identitas Desa Tanaraing.</p>
</li>
<li>
<p>Pembuatan pagar umum sepanjang pinggir jalan di wilayah persawahan: Pembangunan pagar ini sejalan dengan arahan kepala desa untuk meningkatkan kerapihan dan keamanan di area persawahan.</p>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Rapat rutin RDS ini menjadi forum penting bagi Desa Tanaraing untuk mengevaluasi program kerja, merencanakan kegiatan selanjutnya, dan memperkuat sinergi antara pemerintah desa, kader, dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan pembangunan di desa.</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>KKN Reguler Desa Tanaraing Gelar Sosialisasi Studi Kelayakan Usaha BUMDes Ori Angu: Ayam Petelur</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/7/14/kkn-reguler-desa-tanaraing-gelar-sosialisasi-studi-kelayakan-usaha-bumdes-ori-angu-ayam-petelur</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/7/14/kkn-reguler-desa-tanaraing-gelar-sosialisasi-studi-kelayakan-usaha-bumdes-ori-angu-ayam-petelur</guid>
                <pubDate>Mon, 14 Jul 2025 22:15:02 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Berita Desa]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_1752502499_WhatsApp_Image_2025-07-14_at_21.24.00.jpeg" />
                        Tanaraing &amp;ndash; Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Kristen Wira Wacana (Unkriswina) Sumba menyelenggarakan program sosialisasi pemilihan dan analisis studi kelayakan usaha Badan Usaha Milik[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_1752502499_WhatsApp_Image_2025-07-14_at_21.24.00.jpeg" />
                        <p style="text-align: justify;"><strong>Tanaraing</strong> &ndash; Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Kristen Wira Wacana (Unkriswina) Sumba menyelenggarakan program sosialisasi pemilihan dan analisis studi kelayakan usaha Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Ori Angu. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Desa Tanaraing pada Senin, 14 Juli 2025, dan dihadiri oleh masyarakat serta perangkat desa.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk membekali masyarakat Desa Tanaraing, khususnya pengelola BUMDes Ori Angu, dengan pemahaman yang mendalam tentang proses pemilihan usaha dan pentingnya analisis studi kelayakan sebelum memulai sebuah bisnis. Hal ini krusial untuk memastikan keberlanjutan dan profitabilitas usaha BUMDes di masa depan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ibu Medhelin Rosy Adrian, S.E., M.M., seorang Dosen Unkriswina Sumba, hadir sebagai pembicara utama dalam acara tersebut. Beliau membawakan materi yang komprehensif mengenai "Studi Kelayakan Usaha BUMDes: Ayam Petelur di Desa Tanaraing". Pemilihan usaha ayam petelur sebagai studi kasus dinilai relevan dengan potensi sumber daya dan kebutuhan masyarakat Desa Tanaraing. Dalam paparannya, Ibu Medhelin Rosy Adrian menjelaskan secara rinci aspek-aspek penting dalam studi kelayakan, mulai dari analisis pasar, aspek teknis produksi, manajemen, hingga analisis keuangan.</p>
<p style="text-align: justify;">Tujuan utama dari kegiatan sosialisasi ini adalah:</p>
<ul>
<li style="text-align: justify;">Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat Desa Tanaraing mengenai pentingnya studi kelayakan usaha bagi BUMDes.</li>
<li style="text-align: justify;">Memberikan panduan praktis dalam melakukan analisis studi kelayakan, khususnya untuk potensi usaha ayam petelur.</li>
<li style="text-align: justify;">Mendorong terciptanya BUMDes yang mandiri, inovatif, dan berkelanjutan, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, Manfaat yang diharapkan dari sosialisasi ini meliputi:</p>
<ul>
<li style="text-align: justify;">Pengambilan Keputusan yang Lebih Baik: Masyarakat dan pengelola BUMDes dapat membuat keputusan yang lebih terinformasi dan berdasarkan data dalam memilih jenis usaha yang akan dikembangkan.</li>
<li style="text-align: justify;">Meminimalisir Risiko Usaha: Dengan melakukan studi kelayakan, potensi risiko kegagalan usaha dapat diidentifikasi dan dimitigasi sejak awal.</li>
<li style="text-align: justify;">Peningkatan Keberlanjutan BUMDes: Usaha yang telah melalui studi kelayakan yang matang memiliki peluang lebih besar untuk berhasil dan berkelanjutan dalam jangka panjang.</li>
<li style="text-align: justify;">Pemberdayaan Ekonomi Lokal: BUMDes yang sukses akan membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan asli desa, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.</li>
<li style="text-align: justify;">Transfer Ilmu Pengetahuan: Kegiatan ini menjadi wadah transfer ilmu pengetahuan dan keahlian dari akademisi kepada masyarakat, khususnya dalam bidang kewirausahaan dan pengelolaan bisnis.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Melalui program KKN ini, Unkriswina Sumba menunjukkan komitmennya dalam berkontribusi pada pengembangan masyarakat dan ekonomi pedesaan, sejalan dengan visi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Diharapkan, ilmu yang dibagikan dapat diterapkan secara nyata dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi kemajuan Desa Tanaraing.</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Bahas Isu Kesehatan Reproduksi dan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di GKS Jemaat Tanaraing</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/7/10/bahas-isu-kesehatan-reproduksi-dan-kekerasan-terhadap-perempuan-dan-anak-di-gks-jemaat-tanaraing</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/7/10/bahas-isu-kesehatan-reproduksi-dan-kekerasan-terhadap-perempuan-dan-anak-di-gks-jemaat-tanaraing</guid>
                <pubDate>Thu, 10 Jul 2025 19:02:24 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Artikel Kesehatan]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_1752145342_PXL_20250710_161541352.jpg" />
                        Tanaraing &amp;ndash; Suasana hangat namun penuh antusiasme menyelimuti Gereja Kristen Sumba (GKS) Tanaraing. Komunitas gereja ini menjadi titik pertemuan penting bagi program sosialisasi Edukasi Kesehatan Reproduksi[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_1752145342_PXL_20250710_161541352.jpg" />
                        <p style="text-align: justify;"><strong>Tanaraing</strong> &ndash; Suasana hangat namun penuh antusiasme menyelimuti Gereja Kristen Sumba (GKS) Tanaraing. Komunitas gereja ini menjadi titik pertemuan penting bagi program sosialisasi <strong>Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak</strong>, yang dilaksanakan oleh UPKM/CD Bethesda YAKKUM Wilayah Sumba Timur dengan GKS Tanaraing yang berjalan sukses. Kamis (10/07/2025)</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan ini, dibuka secara resmi oleh Bapak Oktavinus B. Njunja, SE, Sekretaris Desa Tanaraing, menghadirkan spektrum peserta yang luas. Mulai dari Pemerintah Desa, masyarakat rentan (perempuan dan disabilitas), calon pengantin, komisi remaja (siswa SMP-SMA), komisi perempuan, kader posyandu, korban kekerasan, mantan pelaku kekerasan, mantan TKW, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, hingga mahasiswa/i KKN dari Ukriswina Sumba, semua bersatu padu menunjukkan komitmen bersama.</p>
<p style="text-align: justify;">Ibu Astantry Jama, selaku Area Manager CD Bethesda, dalam sambutannya menekankan eratnya kaitan antara kesehatan reproduksi dan kekerasan terhadap perempuan dan anak. "Kesehatan reproduksi tidak hanya mencakup kesehatan fisik, tetapi juga melibatkan kesejahteraan emosional dan sosial," ujarnya, mengingatkan akan hak setiap individu untuk mendapatkan informasi, pendidikan, dan layanan kesehatan yang memadai. Beliau juga menyoroti kekerasan sebagai masalah sosial mendesak yang merusak kualitas hidup dan hak asasi manusia.</p>
<p style="text-align: justify;">Sambutan hangat juga datang dari pihak GKS Tanaraing, melalui Ibu Pdt. Katrina Remihau. Beliau mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi ini, terutama bagi para remaja dan masyarakat luas. "Pentingnya menjaga kesehatan reproduksi tidak bisa diabaikan, karena jika tidak diperhatikan akan berdampak buruk," tegasnya. Harapannya, program ini dapat membekali masyarakat dengan pemahaman yang mendalam, mempersiapkan diri, serta menumbuhkan keberanian untuk menolak segala bentuk kekerasan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sesi edukasi dimulai dengan materi Kesehatan Reproduksi dan HIV/AIDS yang disampaikan oleh Ibu Dr. Sukmayani Oktaviana, Dokter Puskesmas Tanaraing. Tujuan utamanya adalah memberikan pemahaman komprehensif tentang kesehatan reproduksi laki-laki dan perempuan serta langkah-langkah pencegahan penyakit menular seksual. Pengetahuan ini menjadi fondasi penting bagi masyarakat untuk dapat menjaga diri dan keluarga.</p>
<p style="text-align: justify;">Selanjutnya, Ibu Pdt. Leni Purnawati dari Sinode Gereja Kristen Sumba, bagian WCC, membawakan materi krusial mengenai Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak dengan fokus pada Kekerasan Berdasarkan Gender dan Seksual (KBGS). Materi ini tidak hanya membahas jenis-jenis kekerasan, dampak buruk, dan dasar hukumnya, tetapi juga menyentuh aspek pandangan alkitabiah tentang kekerasan dan pentingnya menghapus stigma terhadap korban. Lebih jauh, beliau memaparkan strategi preventif dan penanggulangan kekerasan melalui agama, adat, dan jalur hukum.</p>
<p style="text-align: justify;">Puncak dari kegiatan ini adalah penggalangan penandatanganan komitmen bersama yang bertuliskan &ldquo;Stop Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak&rdquo;. Momen ini menjadi simbol persatuan dan tekad bulat seluruh peserta dan pemateri untuk menciptakan lingkungan yang aman, adil, dan sehat di Desa Tanaraing. Dengan adanya komitmen ini, diharapkan langkah-langkah nyata akan terus terwujud demi masa depan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Desa Tanaraing. (Athen)</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Pelayanan Siklus Hidup Manusia (Bayi Balita, Ibu Hamil, Remaja, Dewasa dan Lansia)  Untuk Posyandu di Desa Tanaraing (Istana Karang I, Istana Karang II dan Nyiu</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/7/6/posyandu-integrasi-layanan-primer-ilp-pelayanan-siklus-hidup-manusia-bayi-balita-ibu-hamil-remaja-dewasa-dan-lansia-untuk-posyandu-di-desa-tanaraing-istana-karang-i-istana-karang-ii-dan-nyiu</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/7/6/posyandu-integrasi-layanan-primer-ilp-pelayanan-siklus-hidup-manusia-bayi-balita-ibu-hamil-remaja-dewasa-dan-lansia-untuk-posyandu-di-desa-tanaraing-istana-karang-i-istana-karang-ii-dan-nyiu</guid>
                <pubDate>Sun, 06 Jul 2025 09:50:22 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Artikel Kesehatan]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_1751768349_IMG_20250706_101603.jpg" />
                        Desa Tanaraing telah mengambil langkah revolusioner dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_1751768349_IMG_20250706_101603.jpg" />
                        <div id="model-response-message-contentr_6256a757e203e1da" class="markdown markdown-main-panel enable-updated-hr-color" dir="ltr" style="text-align: justify;">Desa Tanaraing telah mengambil langkah revolusioner dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui peluncuran program&nbsp;Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP). Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau, tetapi juga mencakup seluruh siklus hidup manusia&mdash;mulai dari bayi, balita, remaja, hingga lansia.
<p>Program Posyandu ILP pertama kali dijalankan pada Desember 2024 di tiga Posyandu di Desa Tanaraing. Kesuksesan program ini merupakan buah kolaborasi erat antara tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat setempat.</p>
<p>Bapak Arifin, Kepala Desa Tanaraing, menegaskan bahwa Posyandu ILP adalah bagian krusial dari upaya pemerintah desa untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi seluruh warganya. "Kami berkomitmen untuk menyediakan layanan kesehatan yang terpadu dan mudah diakses oleh setiap individu di desa kami," ujar Bapak Arifin. Beliau juga menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada&nbsp;UPKM CD Bethesda atas perannya yang vital dalam mewujudkan program Posyandu ILP di Desa Tanaraing, serta memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh tenaga kesehatan dan kader Posyandu yang telah menjalankan program ini dengan dedikasi yang luar biasa.</p>
<p>Lebih dari sekadar pelayanan rutin, kegiatan Posyandu ILP juga diisi dengan penyuluhan intensif. Tenaga kesehatan dan Tim CD Bethesda memberikan edukasi komprehensif kepada warga mengenai pentingnya gizi seimbang, pola hidup sehat, serta cara menjaga kesehatan ibu hamil dan balita. Selain itu, tenaga kesehatan setempat turut memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya imunisasi sebagai langkah preventif terhadap berbagai penyakit berbahaya.</p>
<p>Program Posyandu ILP di Desa Tanaraing adalah contoh nyata bagaimana inovasi dan kolaborasi dapat membawa dampak positif yang signifikan bagi kesehatan masyarakat. Dengan pendekatan yang holistik dan edukasi yang berkelanjutan, Posyandu ILP diharapkan menjadi fondasi yang kuat bagi terciptanya masyarakat Tanaraing yang lebih sehat dan berdaya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>#posyanduilp #intergrasilayananprimer #posyandusiklushidupmanusia #bayibalita #remaja #dewasa #lansia #desatanaraing #kecamatanrindi</p>
</div>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Membangun Kemandirian Pangan Melalui Kebun Sayur Organik: Pelatihan Inovatif di Kecamatan Rindi</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/6/21/membangun-kemandirian-pangan-melalui-kebun-sayur-organik-pelatihan-inovatif-di-kecamatan-rindi</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/6/21/membangun-kemandirian-pangan-melalui-kebun-sayur-organik-pelatihan-inovatif-di-kecamatan-rindi</guid>
                <pubDate>Sat, 21 Jun 2025 12:58:30 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Pertanian]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_1750481907_WhatsApp_Image_2025-06-20_at_18.40.16.jpeg" />
                        
[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_1750481907_WhatsApp_Image_2025-06-20_at_18.40.16.jpeg" />
                        <div id="model-response-message-contentr_955e57850c4f8cee" class="markdown markdown-main-panel enable-updated-hr-color" dir="ltr" style="text-align: justify;"></div>
<div id="model-response-message-contentr_157c35bd77c79337" class="markdown markdown-main-panel enable-updated-hr-color" dir="ltr" style="text-align: justify;"><hr data-sourcepos="1:1-1:3">
<p data-sourcepos="5:1-5:695"><strong>Rindi, 20 Juni 2025</strong> &ndash; Aula Kecamatan Rindi pada hari Jumat ini menjadi pusat kegiatan yang strategis untuk mendorong ketahanan pangan keluarga dan komunitas. Melalui kolaborasi antara UPKM/CD Bethesda YAKKUM dan BP3K Kecamatan Rindi, sebuah Pelatihan Ketahanan Pangan Melalui Kebun Sayur Organik Bagi Keluarga dan Komunitas Gereja berhasil diselenggarakan. Kegiatan ini dihadiri oleh 20 perwakilan, masing-masing 5 orang dari empat desa binaan CD Bethesda: Desa Rindi, Desa Tamburi, Desa Tanaraing, dan Desa Haikatapu. Peserta berasal dari berbagai latar belakang, termasuk lembaga gereja, kader kesehatan, dan kelompok tani, menunjukkan semangat kebersamaan yang tinggi.</p>
<p data-sourcepos="7:1-7:404">Tujuan utama pelatihan ini adalah membekali para peserta dengan pemahaman mendalam tentang pemanfaatan dan pengolahan lahan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga. Selain itu, mereka juga mempelajari jenis-jenis sayuran yang cocok ditanam di pekarangan rumah serta menguasai keterampilan pembuatan pupuk dan pestisida organik yang akan diterapkan langsung di desa masing-masing.</p>
<h3 data-sourcepos="11:1-11:45">Mendorong Praktik Pertanian Berkelanjutan</h3>
<p data-sourcepos="13:1-13:516">Dalam sambutannya, Bapak Vian, Perwakilan dari Area Manager CD Bethesda, menjelaskan bahwa pelatihan kali ini lebih banyak berfokus pada pemahaman teoretis karena keterbatasan waktu. Namun, ia menekankan bahwa praktik langsung akan menyusul di setiap desa setelah para peserta menyusun dan berkomitmen pada Rencana Tindak Lanjut (RTL) bersama. Bapak Vian juga menyoroti bahaya penggunaan pupuk sintetis atau kimia yang dapat berdampak negatif pada kesehatan, seperti penyakit kulit, asma, dan kanker.</p>
<p data-sourcepos="15:1-15:474">"Oleh karena itu, kita harus berpikir bagaimana mengelola tanah pekarangan kita untuk menanam sayuran dengan pupuk organik demi ketahanan pangan," tegas Bapak Vian. Beliau sangat berharap keempat desa ini dapat mengembangkan kebun organik percontohan yang 100% menggunakan bahan organik, mulai dari pengairan hingga pemeliharaan tanaman, dengan pendampingan dari sektor pertanian di desa. CD Bethesda juga berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat dalam proses ini.</p>
<h3 data-sourcepos="19:1-19:50">Dukungan Penuh dari Pemerintah Kecamatan Rindi</h3>
<p data-sourcepos="21:1-21:590">Bapak Mahmud Bin Idris, Perwakilan dari Kecamatan Rindi, turut memberikan sambutan dan secara resmi membuka kegiatan ini. Beliau menekankan pentingnya memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam berbagai jenis tanaman sebagai upaya menjaga ketahanan pangan. "Dengan memanfaatkan sumber daya yang ada, kita dapat membuat pupuk organik dan pestisida alami dari bahan alam dengan baik," ujarnya. Bapak Mahmud mendorong masyarakat untuk tidak membiarkan lahan kosong terbengkalai, baik sawah maupun kebun, melainkan dimanfaatkan secara optimal untuk menanam sayuran dan tanaman organik.</p>
<p data-sourcepos="23:1-23:221">Pemerintah Kecamatan Rindi memberikan dukungan penuh terhadap program-program yang dijalankan oleh CD Bethesda, khususnya dalam melatih masyarakat untuk menanam sayuran organik yang menunjang kebutuhan gizi dan kesehatan.</p>
<h3 data-sourcepos="27:1-27:47">Pembekalan Ilmu Pertanian dari BP3K dan PPL</h3>
<p data-sourcepos="29:1-29:74">Materi pelatihan ini diperkaya dengan kontribusi dari para ahli pertanian:</p>
<ul data-sourcepos="31:1-34:0">
<li data-sourcepos="31:1-31:206">Yesai A. Natun, A. Md, Kepala BP3K Kecamatan Rindi, memaparkan materi pertama terkait kebijakan dan strategi mewujudkan ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan untuk pengembangan kebun organik.</li>
<li data-sourcepos="32:1-32:259">Bapak Martinus Tagi, Staf BP3K Kecamatan Rindi, menyampaikan materi kedua mengenai pengelolaan lahan dan pengairan untuk pengembangan kebun sayur organik, termasuk manfaat pupuk dan pestisida organik, serta cara mengelola lahan dan budidaya tanaman.</li>
<li data-sourcepos="33:1-34:0">Bapak Dominggus K. Hikir, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), menegaskan komitmennya untuk mendukung dan mendampingi masyarakat dalam pembuatan pupuk organik padat maupun cair. Beliau bahkan menantang peserta untuk membandingkan hasil kerja dalam pembuatan pupuk organik, memicu semangat kompetisi positif.</li>
</ul>
<p data-sourcepos="35:1-35:495">Di akhir kegiatan, Bapak Vian menyampaikan rasa terima kasihnya karena tidak menyangka antusiasme peserta dalam menyusun RTL yang akan dilaksanakan di desa masing-masing. Ia kembali menekankan pentingnya pupuk organik, bukan hanya untuk menyuburkan tanaman tetapi juga untuk menjaga kesehatan tanah dengan menguraikan mikroba alami. "Dengan berkomitmen, kita ingin keluarga dan lingkungan kita terselamatkan dengan menggunakan pupuk dan pestisida organik," pungkas Bapak Vian saat menutup acara.</p>
<p data-sourcepos="37:1-37:290">Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal yang signifikan bagi masyarakat Kecamatan Rindi dalam membangun kemandirian pangan yang berkelanjutan dan berbasis organik.&nbsp;</p>
<p data-sourcepos="37:1-37:290">&nbsp;</p>
<hr data-sourcepos="39:1-39:3"></div>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>UPKM/CD Bethesda YAKKUM Wilayah Sumba Timur Serahkan Alat Kesehatan Posyandu Dukung Pelayanan Integrasi Layanan Primer di Desa Tanaraing</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/5/23/upkmcd-bethesda-yakkum-wilayah-sumba-timur-serahkan-alat-kesehatan-posyandu-dukung-pelayanan-integrasi-layanan-primer-di-desa-tanaraing</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/5/23/upkmcd-bethesda-yakkum-wilayah-sumba-timur-serahkan-alat-kesehatan-posyandu-dukung-pelayanan-integrasi-layanan-primer-di-desa-tanaraing</guid>
                <pubDate>Fri, 23 May 2025 16:39:14 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Artikel Kesehatan]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_1747989552_WhatsApp_Image_2025-05-23_at_16.04.43_(1).jpeg" />
                        
Tanaraing, Sumba Timur &amp;ndash; Komitmen untuk meningkatkan[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_1747989552_WhatsApp_Image_2025-05-23_at_16.04.43_(1).jpeg" />
                        <div id="model-response-message-contentr_fb4aa5f40d1bebec" class="markdown markdown-main-panel enable-updated-hr-color" dir="ltr">
<p style="text-align: justify;" data-sourcepos="3:1-3:326"><strong>Tanaraing, Sumba Timur</strong> &ndash; Komitmen untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat diwujudkan melalui serah terima <em>supporting</em> alat kesehatan Posyandu oleh <strong>UPKM/CD Bethesda YAKKUM Wilayah Sumba Timur</strong> kepada <strong>Pemerintah Desa Tanaraing</strong>. Acara penting ini berlangsung di kantor Desa Tanaraing pada Jumat, 23 Mei 2025.</p>
<p style="text-align: justify;" data-sourcepos="5:1-5:443">Alat kesehatan yang diserahkan ini ditujukan untuk mendukung Pelayanan Posyandu Integrasi Layanan Primer di tiga Posyandu utama Desa Tanaraing, yaitu Posyandu Istana Karang I, Posyandu Istana Karang II, dan Posyandu Nyiur Hijau. Penyerahan ini memiliki makna ganda karena <em>supporting</em> alat kesehatan yang diberikan ini akan menjadi aset resmi milik Pemerintah Desa Tanaraing, menandai langkah maju dalam kemandirian pengelolaan kesehatan desa.</p>
<p style="text-align: justify;" data-sourcepos="7:1-7:392">Penyerahan secara simbolis dilakukan langsung oleh <strong>Ibu Area Manager Astantry Jama</strong> dari UPKM/CD Bethesda YAKKUM kepada <strong>Bapak Arifin, Kepala Desa Tanaraing</strong>. Dalam kesempatan tersebut, Ibu Astantry Jama menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk dukungan berkelanjutan dari UPKM/CD Bethesda YAKKUM dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.</p>
<p style="text-align: justify;" data-sourcepos="9:1-9:339">Acara yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan ini turut dihadiri oleh tenaga Kesehatan Desa (Perawat Desa) serta tiga orang perwakilan dari masing-masing Posyandu di Desa Tanaraing. Kehadiran mereka menunjukkan antusiasme dan komitmen bersama dalam memanfaatkan alat kesehatan ini demi pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;" data-sourcepos="11:1-11:578">Bapak Arifin, Kepala Desa Tanaraing, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Ibu Area Manager dan seluruh tim UPKM/CD Bethesda YAKKUM. "Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Area Manager dan Tim CD Bethesda yang selalu mendukung pembangunan kelangsungan hidup di Desa Tanaraing, terutama dalam bidang kesehatan, dengan menghadirkan alat kesehatan di desa kami," ujar Bapak Arifin. Beliau juga menegaskan bahwa bantuan ini akan sangat bermanfaat dalam memperkuat kapasitas Posyandu dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan dasar bagi warga desa.</p>
<p style="text-align: justify;" data-sourcepos="13:1-13:300">Dengan adanya penambahan alat kesehatan ini, diharapkan Posyandu Istana Karang I, II, dan Nyiur Hijau dapat memberikan pelayanan yang lebih komprehensif dan efektif, sehingga mendukung terwujudnya masyarakat Desa Tanaraing yang lebih sehat dan sejahtera melalui integrasi layanan primer yang optimal.</p>
</div>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Koperasi Desa Merah Putih Resmi Terbentuk di Desa Tanaraing: Tonggak Baru Perekonomian Masyarakat</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/5/23/koperasi-desa-merah-putih-resmi-terbentuk-di-desa-tanaraing-tonggak-baru-perekonomian-masyarakat</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/5/23/koperasi-desa-merah-putih-resmi-terbentuk-di-desa-tanaraing-tonggak-baru-perekonomian-masyarakat</guid>
                <pubDate>Fri, 23 May 2025 12:56:32 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Berita Desa]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_1747976190_WhatsApp_Image_2025-05-22_at_13.47.00.jpeg" />
                        Tanaraing,&amp;nbsp;21 Mei 2025 &amp;ndash; Sebuah langkah signifikan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Tanaraing telah terwujud dengan dibentuknya Koperasi Desa Merah Putih dan pengukuhan Badan Pengurus pada Kamis,[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_1747976190_WhatsApp_Image_2025-05-22_at_13.47.00.jpeg" />
                        <p style="text-align: justify;"><strong>Tanaraing,</strong>&nbsp;21 Mei 2025 &ndash; Sebuah langkah signifikan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Tanaraing telah terwujud dengan dibentuknya Koperasi Desa Merah Putih dan pengukuhan Badan Pengurus pada Kamis, 21 Mei 2025. Acara bersejarah ini berlangsung di Aula Kecamatan Rindi, disaksikan oleh berbagai pihak terkait yang memiliki komitmen tinggi terhadap kemajuan desa.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembukaan Resmi dan Tujuan Koperasi</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Acara diawali dengan sambutan dan pembukaan resmi oleh Bapak Arifin selaku Kepala Desa Tanaraing. Dalam sambutannya, beliau secara resmi membuka proses pembentukan Koperasi Merah Putih dan pembentukan badan pengurus di desanya, menandai dimulainya era baru kemandirian ekonomi.</p>
<p style="text-align: justify;">Perwakilan dari Dinas Koperasi Sumba Timur kemudian menyampaikan tujuan mulia dari pembentukan Koperasi Merah Putih. Dijelaskan bahwa koperasi ini didirikan sebagai entitas yang legal dan formal, dengan visi untuk menjadi pilar ekonomi yang kokoh bagi masyarakat. Untuk memastikan tata kelola yang baik, diatur bahwa badan pengurus minimal terdiri dari lima (5) orang. Syarat utama bagi pengurus adalah tidak memiliki hubungan darah dengan aparat desa, merupakan masyarakat yang bebas, dan bukan aparat desa. Dalam struktur ini, Kepala Desa berperan sebagai pengawas, sedangkan aparat desa lainnya hanya dapat menjadi anggota.</p>
<p style="text-align: justify;">Koperasi Merah Putih akan didukung dengan modal yang substansial. Setiap desa yang membentuk koperasi ini akan mendapatkan dana antara&nbsp;<strong>Rp3-5 miliar</strong>. Para pengurus sendiri diharapkan memiliki modal dasar minimal&nbsp;<strong>Rp15.000.000</strong>. Untuk legalitas, pembuatan&nbsp;<strong>Akta Notaris</strong>&nbsp;akan diambil dari&nbsp;<strong>Dana ADD sebesar 3%</strong>, dengan batas waktu pengumpulan berkas paling lambat&nbsp;<strong>31 Mei 2025</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Model bisnis koperasi ini juga sangat berpihak pada anggota. Simpanan pokok anggota wajib diambil dari&nbsp;<strong>SHU (Sisa Hasil Usaha)</strong>&nbsp;selama koperasi berjalan. Hanya anggota yang terdaftar dalam koperasi yang berhak melakukan pinjaman. Usaha yang akan dijalankan koperasi ini pun sangat beragam, tergantung pada potensi dan minat anggota, mulai dari Pertanian, Peternakan, Perikanan, dll.</p>
<p style="text-align: justify;">Proses pinjaman anggota akan melalui Survei lapangan untuk memastikan kelayakan. Badan pengurus diharapkan untuk selalu saling mendorong dan menasihati setiap anggota pengurus demi kemajuan bersama. Koperasi akan memiliki kantor sendiri dan tugas harian pengurus adalah melayani anggota. Bunga pinjaman yang dikenakan kepada anggota sangat rendah, hanya&nbsp;<strong>1-2%</strong>, dan&nbsp;<strong>tidak melebihi 2%</strong>. Sebagai contoh, pinjaman Rp10 juta hanya akan dikenakan bunga Rp100 ribu per bulan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pengukuhan Badan Pengurus dan Pengawas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pada kesempatan tersebut, dilakukan pula pemilihan dan pengukuhan Badan Pengurus Koperasi Desa Merah Putih yang baru, yaitu:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong>OKTAVIANUS UMBU, SE</strong>&nbsp;sebagai&nbsp;<strong>Ketua</strong></li>
<li><strong>BENYAMIN K. NGGARALANGU, S.Pt</strong>&nbsp;sebagai&nbsp;<strong>Bendahara</strong></li>
<li><strong>YAKOBUS R. MANU MASE</strong>&nbsp;sebagai&nbsp;<strong>Sekretaris</strong></li>
<li><strong>MARSEL K. MBILIYORA</strong>&nbsp;sebagai&nbsp;<strong>Wakil Ketua Bidang Usaha</strong></li>
<li><strong>SYARIFAH NASER</strong>&nbsp;sebagai&nbsp;<strong>Wakil Ketua Bidang Anggota</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Selain badan pengurus, turut ditentukan pula Pengawas Koperasi Desa Merah Putih yang akan memastikan jalannya koperasi sesuai dengan prinsip-prinsip yang benar:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong>ARIFIN (Kepala Desa)</strong>&nbsp;sebagai&nbsp;<strong>Ketua Pengawas</strong></li>
<li><strong>PDT. KATRINA REMIHAU, S.Th</strong>&nbsp;sebagai&nbsp;<strong>Anggota Pengawas</strong></li>
<li><strong>HAMIDAH DAUD</strong>&nbsp;sebagai&nbsp;<strong>Anggota Pengawas</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Simpanan pokok setiap anggota disepakati sebesar Rp 100.000 per orang, dan simpanan wajib sebesar Rp 20.000 per orang setiap bulannya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Dukungan Penuh dari Pemerintah Daerah</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Dinas Koperasi Sumba Timur kembali menegaskan bahwa pengurus yang terpilih memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola koperasi agar berjalan dengan baik. Hal senada juga disampaikan oleh&nbsp;<strong>Bapak Ndawalu Pekuwali, SE, selaku Camat Rindi</strong>. Beliau menyatakan bahwa pengurus yang terpilih kini telah sah dan diharapkan dapat segera bekerja, mulai dari mendata masyarakat yang ingin bergabung sebagai anggota. Untuk sementara, pihak desa akan memfasilitasi kebutuhan operasional koperasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Acara ditutup oleh Kepala Desa Tanaraing, Bapak Arifin, yang kembali menegaskan kesiapan desa dalam memfasilitasi operasional koperasi dan memberikan ucapan selamat bekerja kepada badan pengurus yang terpilih. Dengan terbentuknya Koperasi Desa Merah Putih ini, diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat Desa Tanaraing menuju kemandirian dan kesejahteraan yang lebih baik.</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Sinergi UPKM/YAKKUM CD Bethesda dan Kecamatan Rindi: Evaluasi Program Kesehatan Masyarakat Membangun Harapan</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/5/9/sinergi-upkmyakkum-cd-bethesda-dan-kecamatan-rindi-evaluasi-program-kesehatan-masyarakat-membangun-harapan</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/5/9/sinergi-upkmyakkum-cd-bethesda-dan-kecamatan-rindi-evaluasi-program-kesehatan-masyarakat-membangun-harapan</guid>
                <pubDate>Fri, 09 May 2025 12:28:17 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Artikel Kesehatan]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_1746764895_WhatsApp_Image_2025-05-09_at_11.59.48.jpeg" />
                        Tanaraing, Kecamatan Rindi, Sumba Timur - Semangat kolaborasi dan evaluasi mewarnai Aula Kecamatan Rindi pada Kamis, 08 Mei 2025. UPKM/YAKKUM CD Bethesda menggelar acara Monitoring dan Evaluasi Proyek Peningkatan[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_1746764895_WhatsApp_Image_2025-05-09_at_11.59.48.jpeg" />
                        <p style="text-align: justify;"><strong>Tanaraing, Kecamatan Rindi, Sumba Timur - </strong>Semangat kolaborasi dan evaluasi mewarnai Aula Kecamatan Rindi pada Kamis, 08 Mei 2025. UPKM/YAKKUM CD Bethesda menggelar acara Monitoring dan Evaluasi Proyek Peningkatan Peran Masyarakat Sipil Untuk Mencapai Sistem Pelayanan Kesehatan yang Berkualitas. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan satu tahun program lanjutan CD Bethesda di empat desa binaan Kecamatan Rindi.</p>
<p style="text-align: justify;">Acara ini dihadiri langsung oleh Koordinator Bidang Monitoring dan Evaluasi CD Bethesda, Ibu Dewi Utari, yang turut memberikan arahan dan masukan konstruktif. Sambutan hangat juga disampaikan oleh Area Manager CD Bethesda Kabupaten Sumba Timur, Ibu Astantry Jama. Dalam sambutannya, Ibu Astantry Jama menyampaikan rasa syukur atas satu tahun kebersamaan dengan Kecamatan Rindi. Beliau menekankan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan agenda rutin lembaga untuk melihat perkembangan dan perubahan yang telah dicapai bersama masyarakat di empat desa binaan.</p>
<p style="text-align: justify;">"Kegiatan ini menjadi wadah diskusi yang penting untuk mengidentifikasi perubahan, cerita sukses, keberhasilan, kegagalan, serta kendala yang dialami. Dengan demikian, kita dapat bersama-sama mencari solusi agar program ini mencapai harapan yang kita inginkan," ungkapnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kepala Puskesmas Tanaraing, Bapak Yan Mangu Abi, SST, turut memberikan sambutannya. Beliau mengapresiasi kerjasama yang telah terjalin lama antara Puskesmas Tanaraing dan CD Bethesda, termasuk penandatanganan MoU perpanjangan kerjasama yang disaksikan oleh Bupati Sumba Timur. Menurutnya, kerjasama ini bersifat saling melengkapi dan membantu dalam mengatasi berbagai permasalahan kesehatan di tengah masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;">"Kami di bidang kesehatan merasakan keterbatasan dalam hal alat dan tenaga. Namun, dukungan luar biasa dari CD Bethesda sangat membantu kami dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan lingkungan, gizi buruk, gizi kurang, stunting, dan ibu hamil KEK," jelasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Bapak Camat Rindi Ndawalu Pekuwali, SE, dalam sambutannya sekaligus membuka acara secara resmi, menyampaikan potensi besar yang dimiliki Kecamatan Rindi, mulai dari pertanian, perkebunan, peternakan, hingga pariwisata pantai dan budaya. Beliau memberikan apresiasi tinggi terhadap dampak positif program-program kesehatan yang dijalankan CD Bethesda di Kecamatan Rindi, khususnya di empat desa binaan.</p>
<p style="text-align: justify;">"Kehadiran CD Bethesda sangat kami sambut baik. Bahkan, kami berharap agar delapan desa di Kecamatan Rindi ini dapat dilayani oleh CD Bethesda, tidak hanya empat desa saja. Program-program sosialisasi dan edukasi yang dihadirkan, seperti Posyandu ILP dan pelatihan pembuatan makanan bergizi dari bahan pangan lokal, sangat bermanfaat bagi kesehatan masyarakat," tutur Bapak Camat Ndawalu Pekuwali.</p>
<p style="text-align: justify;">Lebih lanjut, Bapak Camat juga menyoroti peran penting CD Bethesda dalam menghadirkan OpenSID di desa. Menurutnya, OpenSID mempermudah masyarakat dalam mengetahui potensi desa dan kinerja pemerintah desa, sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat. Beliau berharap kerjasama dengan CD Bethesda dapat terus berlanjut, mengingat banyaknya ide dan terobosan yang dimiliki tim CD Bethesda untuk pembangunan di Kecamatan Rindi. Kendala anggaran di tingkat kecamatan dan desa menjadi tantangan yang diharapkan dapat diatasi bersama demi kemajuan Kecamatan Rindi dan desa binaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan monitoring dan evaluasi ini diharapkan dapat menghasilkan umpan balik yang konstruktif untuk perbaikan dan pengembangan program kedepannya. Sinergi antara UPKM/YAKKUM CD Bethesda, Puskesmas Tanaraing, dan Pemerintah Kecamatan Rindi menjadi kunci penting dalam mewujudkan sistem pelayanan kesehatan yang berkualitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sumba Timur. Semangat kebersamaan dan komitmen untuk terus berinovasi menjadi modal berharga dalam melanjutkan perjalanan pengabdian ini.</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Pendampingan Pelatihan Aplikasi SIDARLIN Permudah Pelayanan Adminduk di Desa Tanaraing</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/5/8/pendampingan-pelatihan-aplikasi-sidarlin-permudah-pelayanan-adminduk-di-desa-tanaraing</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/5/8/pendampingan-pelatihan-aplikasi-sidarlin-permudah-pelayanan-adminduk-di-desa-tanaraing</guid>
                <pubDate>Thu, 08 May 2025 08:30:25 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Berita Desa]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_1746664222_Screenshot_2025-05-08-07-48-59-29_99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817.jpg" />
                        TANARAING &amp;ndash; Kabar gembira bagi masyarakat Desa Tanaraing! Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumba Timur menggelar pendampingan pelatihan penggunaan aplikasi Sistem Informasi Data Registrasi dan[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_1746664222_Screenshot_2025-05-08-07-48-59-29_99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817.jpg" />
                        <p style="text-align: justify;">TANARAING &ndash; Kabar gembira bagi masyarakat Desa Tanaraing! Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumba Timur menggelar pendampingan pelatihan penggunaan aplikasi Sistem Informasi Data Registrasi dan Layanan Online (SIDARLIN) bagi Operator dan Kepala Saksi Pemerintahan desa pada hari Rabu, 07 Mei 2025. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Tanaraing ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) di tingkat desa.</p>
<p style="text-align: justify;">Pelatihan ini menjadi langkah strategis Disdukcapil dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan adanya aplikasi SIDARLIN, warga Desa Tanaraing kini dapat mengajukan permohonan pembuatan atau perubahan data kependudukan, seperti Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), akta kelahiran, akta kematian, dan dokumen kependudukan lainnya, langsung dari rumah mereka. Proses pengajuan yang dulunya memerlukan waktu dan tenaga untuk datang ke kantor dinas, kini dapat dilakukan secara daring dengan lebih cepat dan praktis.</p>
<p style="text-align: justify;">SekDis Disdukcapil Kabupaten Sumba Timur Bapak Aryson U. T. Renggi, S.Sos dalam sambutannya menyampaikan bahwa implementasi aplikasi SIDARLIN merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan publik yang prima dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Beliau berharap, dengan Operator dan Kepala Saksi Pemerintahan Desa sebagai garda terdepan pelayanan di tingkat desa diharapkan dapat menguasai penggunaan aplikasi ini dengan baik, sehingga mampu memberikan pendampingan kepada masyarakat yang membutuhkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Selama pelatihan, Operator dan Kepala Saksi Pemerintahan diberikan pengenalan tentang fitur-fitur utama aplikasi SIDARLIN, tata cara penginputan data, proses verifikasi, hingga penanganan kendala teknis yang mungkin terjadi. Para instruktur dari Disdukcapil juga memberikan praktik langsung untuk memastikan peserta memahami alur penggunaan aplikasi secara komprehensif.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu masyarakat yang mengikuti pelatihan, Vivi Radjah, mengungkapkan antusiasmenya terhadap aplikasi SIDARLIN. "Aplikasi ini sangat membantu kami dalam melayani masyarakat. Prosesnya lebih cepat dan data yang dibutuhkan juga lebih terstruktur. Masyarakat tidak perlu lagi bolak-balik ke kantor dinas untuk mengurus dokumen kependudukan," ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan diimplementasikannya aplikasi SIDARLIN di Desa Tanaraing, diharapkan masyarakat semakin mudah mengakses layanan adminduk, waktu dan biaya yang dikeluarkan dapat diminimalisir, serta data kependudukan desa menjadi lebih akurat dan mutakhir. Langkah ini menjadi contoh positif bagi desa-desa lain dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Disdukcapil Kabupaten Sumba Timur berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan pengembangan aplikasi SIDARLIN agar semakin bermanfaat bagi masyarakat luas.</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Pengukuhan Kelompok Tani KAHAUNG LAMA HAMU: Momentum Kebersamaan dan Kemajuan Pertanian Desa Tanaraing</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/4/30/pengukuhan-kelompok-tani-kahaung-lama-hamu-momentum-kebersamaan-dan-kemajuan-pertanian-desa-tanaraing</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/4/30/pengukuhan-kelompok-tani-kahaung-lama-hamu-momentum-kebersamaan-dan-kemajuan-pertanian-desa-tanaraing</guid>
                <pubDate>Wed, 30 Apr 2025 23:21:37 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Pertanian]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_1746026494_IMG_20250429_134542.jpg" />
                        
TANARAING, 29 April 2025 - Suasana penuh kehangatan dan harapan mewarnai kediaman Bapak Dusun II Oktavianus[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_1746026494_IMG_20250429_134542.jpg" />
                        <div id="model-response-message-contentr_f2a2f0539f3d8cf2" class="markdown markdown-main-panel" dir="ltr">
<p data-sourcepos="3:1-3:507"><strong>TANARAING, 29 April 2025</strong> - Suasana penuh kehangatan dan harapan mewarnai kediaman Bapak Dusun II Oktavianus Anawara di Desa Tanaraing pada hari Selasa, 29 April 2025. Hari ini menjadi tonggak penting bagi para petani di wilayah tersebut dengan dilaksanakannya pengukuhan Kelompok Tani KAHAUNG LAMA HAMU. Acara pengukuhan ini dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Desa Tanaraing dan Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (BP3K), dalam hal ini diwakili oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).</p>
<p data-sourcepos="5:1-5:366">Kelompok tani KAHAUNG LAMA HAMU yang diketuai oleh Bapak Oktavianus Anawara secara resmi dikukuhkan sebagai wadah bagi para petani untuk saling berkolaborasi dan memajukan sektor pertanian di Desa Tanaraing. Pengukuhan ini menjadi angin segar bagi para petani, terutama dalam upaya mengakses program-program pemerintah dan meningkatkan produktivitas hasil pertanian.</p>
<p data-sourcepos="7:1-7:397">Dalam arahannya, Kepala Desa Tanaraing, Bapak Arifin, menekankan pentingnya keberadaan kelompok tani sebagai wadah organisasi bagi para petani. Beliau menyoroti dinamika pembentukan kelompok tani yang salah satunya bertujuan untuk memfasilitasi akses terhadap pupuk bersubsidi. Namun, beliau juga mengingatkan akan idealnya kesesuaian antara luas lahan garapan dengan jumlah anggota kelompok tani.</p>
<p data-sourcepos="9:1-9:466">"Penting sekali kita selaku petani memiliki kelompok tani, khususnya di wilayah Desa Tanaraing. Pembentukan kelompok tani ini salah satunya adalah untuk mempermudah kita mendapatkan pupuk bersubsidi," ujar Bapak Arifin. Beliau menambahkan, "Namun, perlu kita ingat bahwa idealnya, luas lahan yang digarap oleh anggota kelompok tani seharusnya sebanding dengan jumlah anggota. Hal ini penting untuk memastikan distribusi pupuk bersubsidi yang lebih adil dan efektif."</p>
<p data-sourcepos="11:1-11:518">Menanggapi arahan Kepala Desa, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari BP3K, Bapak Dominggus K. Hikir, menyampaikan apresiasinya terhadap pembentukan kelompok tani KAHAUNG LAMA HAMU. Beliau mengakui adanya tantangan terkait kesesuaian luas lahan dengan jumlah anggota kelompok tani sebagai pekerjaan rumah bagi BP3K. Namun, beliau menegaskan bahwa berbagai upaya dan kebijakan telah dilakukan untuk mengimbangi luas wilayah persawahan Desa Tanaraing yang mencapai 350 hektar dengan kuota pupuk bersubsidi yang tersedia.</p>
<p data-sourcepos="13:1-13:395">Lebih lanjut, Bapak Dominggus menjelaskan strategi pembagian musim tanam (MT1, MT2, dan MT3) sebagai upaya untuk menyesuaikan pembelian pupuk bersubsidi dengan luas lahan yang ada, dengan harapan dapat meningkatkan dan menstabilkan hasil produksi pertanian. Beliau juga menekankan bahwa pembentukan kelompok tani ini hendaknya tidak hanya menjadi wadah untuk mendapatkan pupuk bersubsidi semata.</p>
<p data-sourcepos="15:1-15:436">"Dengan terbentuknya kelompok tani ini, saya berharap ini bukan hanya menjadi kelompok 'merpati' yang hanya muncul saat ada 'pakan' saja," tegas Bapak Dominggus. "Tetapi harus disertai dengan kegiatan nyata dan kesadaran dari setiap anggota kelompok. Mari kita upayakan adanya lumbung padi sebagai wadah produksi kelompok, adakan pertemuan rutin untuk membahas keberlangsungan kelompok, dan bentuk iuran anggota sebagai modal kelompok."</p>
<p data-sourcepos="17:1-17:130">Beliau juga menyampaikan tiga tujuan utama berkelompok, yaitu sebagai wadah kerja sama, wahana produksi, dan wahana gotong royong.</p>
<p data-sourcepos="19:1-19:310">Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Desa Tanaraing, Bapak Oktavianus B. Njunja, SE, menegaskan pentingnya menjaga komitmen dan kesepakatan yang telah dibangun dalam pembentukan kelompok tani KAHAUNG LAMA HAMU. Beliau berharap tidak ada lagi hal-hal negatif yang muncul di kemudian hari terkait kelompok ini.</p>
<p data-sourcepos="21:1-21:613">"Kebersamaan yang kita bentuk hari ini harus dijaga dan dipertahankan selamanya. Tetap jaga kekompakan dan kerja sama antar anggota kelompok," pesan Bapak Oktavianus. Beliau juga menyampaikan apresiasi Pemerintah Desa terhadap inisiatif para pemuda dalam membentuk kelompok tani dengan semangat kreativitas dan kerja yang tinggi. "Jangan hanya demi mendapatkan pupuk bersubsidi sehingga membentuk kelompok. Akan tetapi, dengan terbentuknya Kelompok Tani KAHAUNG LAMA HAMU, saya berharap kelompok ini dapat menjadi lebih kreatif dalam meningkatkan produksi hasil pertanian, baik di persawahan maupun lahan kering."</p>
<p data-sourcepos="23:1-23:355">Pengukuhan kelompok tani KAHAUNG LAMA HAMU ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi kemajuan sektor pertanian di Desa Tanaraing. Dengan adanya wadah organisasi yang kuat dan semangat kebersamaan antar petani, diharapkan produktivitas pertanian akan meningkat, kesejahteraan petani akan terjamin, dan Desa Tanaraing akan semakin maju di bidang pertanian.</p>
</div>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
                    <item>
                <title>Cegah Penyakit Menular CD Bethesda Yakkum lakukan Sosialisasi Penyakit TB dan HIV/AIDS di Desa Tanaraing</title>
                <link>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/4/24/cegah-penyakit-menular-cd-bethesda-yakkum-lakukan-sosialisasi-penyakit-tb-dan-hivaids-di-desa-tanaraing</link>
                <guid>https://www.tanaraing.berdesa.id/artikel/2025/4/24/cegah-penyakit-menular-cd-bethesda-yakkum-lakukan-sosialisasi-penyakit-tb-dan-hivaids-di-desa-tanaraing</guid>
                <pubDate>Thu, 24 Apr 2025 19:41:00 +0000</pubDate>
                <category>
                    <![CDATA[Artikel Kesehatan]]>
                </category>
                <description>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_1745628080_20250424_160748.jpg" />
                        Desa Tanaraing, Sumba Timur, 24 April 2024 &amp;ndash; UPKM/CD Bethesda YAKKUM Wilayah Sumba Timur menggelar kegiatan sosialisasi penyakit menular Tuberkulosis (TB) dan HIV/AIDS di Gedung Gereja Kristen Sumba, Jemaat Tanaraing, Desa Tanaraing. Kegiatan[...]                    ]]>
                </description>
                <content:encoded>
                    <![CDATA[
                        <img src="https://www.tanaraing.berdesa.id/desa/upload/artikel/sedang_1745628080_20250424_160748.jpg" />
                        <p><strong>Desa Tanaraing, Sumba Timur, 24 April 2024</strong> &ndash; UPKM/CD Bethesda YAKKUM Wilayah Sumba Timur menggelar kegiatan sosialisasi penyakit menular Tuberkulosis (TB) dan HIV/AIDS di Gedung Gereja Kristen Sumba, Jemaat Tanaraing, Desa Tanaraing. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang TB dan HIV/AIDS serta menghapus stigma terhadap penderita kedua penyakit tersebut.</p>
<p>Sosialisasi ini menghadirkan dua pemateri dari Puskesmas Tanaraing. <strong>Ibu Imelda R. Kahi,</strong> selaku Pengelola Program TB, menjelaskan secara rinci tentang penularan, gejala, pencegahan dan pentingnya pengobatan TB hingga tuntas. "Tuberkulosis bukan kutukan, melainkan penyakit yang bisa disembuhkan. Kunci utamanya adalah kepatuhan dalam menjalani pengobatan selama minimal enam bulan" tegas Ibu Imelda.</p>
<p>Sementara itu, <strong>Ibu Dembi Tamar</strong> sebagai Pengelola Program HIV/AIDS memberikan pemahaman mengenai cara penularan, cara pencegahan dan cara pengobatan HIV, pentingnya tes HIV, serta bagaimana hidup sehat bagi Orang dengan HIV/AIDS (ODHA). "HIV tidak menular lewat bersalaman, berbagi makanan, atau tinggal serumah. Penting bagi kita semua untuk memiliki pemahaman yang benar agar tidak mendiskriminasi ODHA" ungkap Ibu Dembi.</p>
<p>Kegiatan ini juga mendapat perhatian khusus dari <strong>Area Manager CD Bethesda, Ibu Astantry Jama</strong>. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya menghilangkan stigma terhadap penderita TB maupun ODHA. "Stigma hanya akan memperburuk keadaan. Harapan kami, masyarakat Tanaraing menjadi contoh dalam memberikan dukungan bagi saudara-saudara kita yang sedang berjuang sembuh," ujar Ibu Astantry.</p>
<p><strong>Kepala Puskesmas Tanaraing, Bapak Yan Mangu Abi</strong>, turut memberikan penjelasan tentang peran Puskesmas dalam penanggulangan TB dan HIV/AIDS. Ia juga menghimbau masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan dan tidak takut melakukan tes apabila memiliki gejala. "Puskesmas Tanaraing terbuka bagi siapa saja. Jangan takut datang, karena deteksi dini adalah kunci penanganan efektif" pungkasnya.</p>
<p>Kegiatan ini dihadiri oleh 35 warga Desa Tanaraing yang antusias mengikuti sosialisasi hingga akhir acara. Diharapkan, melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan dan pengobatan TB serta HIV/AIDS semakin meningkat.</p>
                    ]]>
                </content:encoded>
                <dc:creator>Administrator</dc:creator>
            </item>
            </channel>
</rss>
